Berita

MTsN 14 Jakarta Gelar Pemilu OSIS Digital, Teguhkan Demokrasi dan Transformasi Teknologi di Madrasah

Kamis, 20 November 2025
Dibaca 1,161 kali
blog

Jakarta (Humas MTs Negeri 14 Jakarta Timur) — MTs Negeri 14 Jakarta Timur menggelar Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS Periode 2025/2026 pada Rabu (19/11) sebagai bagian dari upaya meneguhkan budaya demokrasi di lingkungan peserta didik. Kegiatan yang melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh siswa ini berlangsung tertib dan kondusif, sekaligus menunjukkan komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan karakter yang berkelanjutan.

 

Tahun ini, pemilihan OSIS menerapkan sistem pemungutan suara berbasis digital. Inovasi ini sejalan dengan program digitalisasi madrasah yang terus didorong Kementerian Agama untuk memperkuat layanan dan tata kelola pendidikan berbasis teknologi. Penggunaan aplikasi digital memungkinkan proses pemilihan berlangsung lebih efisien, akurat, dan transparan, sekaligus membiasakan siswa mengelola teknologi secara positif.

 

Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan serentak di ruang kelas masing-masing dengan pendampingan guru dan tenaga pendidikan untuk memastikan prosedur berjalan sesuai ketentuan. Sistem digital yang digunakan memungkinkan seluruh siswa berpartisipasi secara setara tanpa hambatan teknis, sehingga pelaksanaan pemilu berlangsung lancar.

 

Empat pasangan calon tampil pada pemilihan tahun ini: Paslon 1 Salwa Dwi Anjani & M. Aufa Syahputra; Paslon 2 Soleh Khoirul Purnomo & Ainun Sakila Nasution; Paslon 3 Khansa Nur Rahmadanti & Malika Queensyifa F.; dan Paslon 4 Ahmad Jauhar Rohmansyah & Aisyah Aqila Aziza Nugroho. Setiap pasangan mengusung visi dan program kerja yang diharapkan mampu menjawab aspirasi siswa, sementara antusiasme peserta didik terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam mengenal dan memilih calon pemimpin OSIS.

 

Pembina OSIS, Lailatun Najihah, mengapresiasi terselenggaranya pemilihan berbasis digital ini. “Semoga melalui proses ini, para peserta didik tidak hanya belajar memilih, tetapi juga memahami makna tanggung jawab dan integritas dalam sebuah kepemimpinan. Kami berharap ketua dan wakil ketua OSIS terpilih mampu membawa perubahan positif bagi madrasah,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa penggunaan aplikasi digital dalam pemilihan ini merupakan bentuk pembelajaran nyata tentang pemanfaatan teknologi. Menurutnya, teknologi bukan sekadar alat bantu, tetapi juga sarana menghadirkan layanan pendidikan yang lebih efektif, efisien, dan dekat dengan kebutuhan generasi digital.

 

Madrasah berharap langkah digitalisasi dalam pemilu OSIS ini dapat menjadi inspirasi bagi kegiatan lainnya, sekaligus membentuk peserta didik yang cakap teknologi, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman. Melalui pengalaman berdemokrasi ini, siswa diharapkan tumbuh sebagai pribadi yang kritis, bertanggung jawab, serta berperan aktif dalam memajukan lingkungan madrasah dan masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor