Jumat, 19 Mei 2017, 14:37

Dengan Keterbatasannya, Kenichi Mampu Meraih Juara II Aksioma DKI

Jakarta (Humas MTsN 19) -- Seleksi Aksioma tingkat MTs se-DKI dilaksanakan pada Kamis(18/5)di MTsN 6 Jakarta Timur. Seleksi yang melombakan beberapa cabang seni ini diikuti oleh seluruh MTs baik negeri maupun swasta se DKI Jakarta. Tiap madrasah mengirimkan 1 orang utusan putra dan putri untuk setiap mata lomba, jelas ketua panitia seleksi Retno Dewi Utami.

Salah satu mata lomba yang diseleksikan adalah pidato bahasa Arab. Dalam seleksi keterampilan berbicara tanpa teks berbahasa Arab ini diikuti oleh seluruh madrasah baik siswa putra maupun siswa putri. Hal yang paling menarik perhatian dalam seleksi lomba pidato bahasa Arab ini, salah satu peserta seleksi adalah Kenichi, siswa kelas VIII MTsN 19 yang berkebutuhan khusus.

Meski tidak dapat melihat, Kenichi menampilkan kapasitasnya sebagai siswa yang tidak dapat dipandang sebelah mata karena kekurangannya. Ken, demikian biasa disapa oleh teman-temanya ini, tampil penuh percaya diri dan memukau para juri dan peserta yang hadir di ruang seleksi. Beberapa guru pendamping yang hadir terharu dengan penampilan Kenichi, di antaranya ada tanpa disadari menitikkan bulir air mata.

Tangannya yang lentik meraba huruf demi huruf brailleuntuk dapat menghafal teks pidato bahasa Arab yang telah disiapkan, ia berusaha keras dalam berlatih, semangatnya luar biasa, demikian ungkap pendamping Kenichi, Djubaidah.

Selama berlatih Ken selalu bersemangat, antusias, tidak pernah mengeluh padahal latihan selalu selesai menjelang sore hari. Tidak hanya berlatih persiapan seleksi pidato bahasa Arab saja yang dilakukan oleh Ken, siswa dengan segudang prestasi ini juga berlatih drum untuk mengisi acara pelepasan siswa kelas IX di madrasahnya.

Kata demi kata dalam bahasa Arab demikian fasih diucapkan, intonasi, nada, ritme, tekanan kalimat-kalimat yang diucapkan demikian harmoni ditambah dengan ekspresi yang mendukung tema pidatonya, Ken demikian percaya diri untuk menampilkan kebolehannya.

Ken menjadi satu-satunya peserta berkebutuhan khusus yang mengikuti seleksi tingkat provinsi ini, tetapi siswa yang sudah khatam 2 juz Quran ini, memang beda. Ia mampu menyingkirkan peserta seleksi lain dan mampu meraih peringkat kedua dari 36peserta seleksi. Ini amat membanggakan karena ia satu-satunya siswa berkebutuhan khusus.Rasa bangga dan haru terlihat dari mata ken juga seluruh guru MTsN 19 Jakarta. (rDha).

Berita Lainnya
Selasa, 9 Mei 2017, 16:16

Pra Daftar Ulang dan Verifikasi Raport Rangkaian PPDB MTs Online 2017-2018

Senin, 8 Mei 2017, 23:39

MTS N 39 JAKARTA SUKSES LAKSANAKAN UNBK TA. 2017-2018

Senin, 8 Mei 2017, 15:32

Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2017 di MTs. Negeri 36 Jakarta Berjalan Tertib dan Lancar

Senin, 8 Mei 2017, 14:46

Guru - Guru Yang Mengawas UNBK di MTs.N 35 Jakarta

Senin, 8 Mei 2017, 14:38

Dukung Siswanya Melanjutkan ke Madrasah, MTsN 35 Jakarta Pandu Peserta Didiknya Dalam PPDB Online