Jakarta (Humas MAN 22 Jakarta) --- Wakil Kepala Bidang Hubungan Masyarakat MAN 22 Jakarta, Achmad Riyadi, menghadiri kegiatan “SIAPKAN” (Silaturahmi Antar Pendidik untuk Masa Depan) yang diselenggarakan di Kampus Universitas Al Azhar Indonesia pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk seminar pendidikan dan diskusi dengan mengangkat tema “Memandu Gen Z & Gen Alpha, Menjaga Kesehatan Mental”.
Acara dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Al Azhar Indonesia, Widodo Muktiyo. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran pendidik dalam memahami karakter generasi muda yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital dan perubahan sosial yang berlangsung sangat cepat.
Kegiatan seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Faisal Sundari dan A. Ushuludin. Keduanya membahas berbagai tantangan pendidikan modern, khususnya terkait pola pendampingan terhadap Generasi Z dan Generasi Alpha agar tetap memiliki kesehatan mental yang baik, karakter positif, serta kemampuan beradaptasi di era digital.
Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari guru SMA dan MA se-Jabodetabek mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Para peserta terlibat aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab mengenai strategi pendidikan, komunikasi efektif dengan peserta didik, hingga pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan mendukung kesehatan mental siswa.
Achmad Riyadi menyampaikan bahwa kegiatan SIAPKAN menjadi forum yang sangat bermanfaat bagi para pendidik untuk menambah wawasan serta memperkuat kolaborasi antar sekolah dan madrasah. Menurutnya, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kesejahteraan psikologis peserta didik.
“Kegiatan ini memberikan banyak inspirasi bagi para guru dalam memahami kebutuhan generasi muda saat ini. Pendekatan pendidikan harus semakin humanis, komunikatif, dan mampu mendukung kesehatan mental siswa,” ujar Achmad Riyadi di sela kegiatan seminar.
Ia juga menilai, kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat sinergi antarpendidik dalam menghadapi dinamika pendidikan di era modern. Dengan bertukar pengalaman dan gagasan, para guru diharapkan mampu menghadirkan metode pembelajaran yang lebih adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui kegiatan SIAPKAN, para pendidik diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendampingan kepada peserta didik di sekolah maupun madrasah. Seminar ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pendidik dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkarakter, dan berorientasi pada kesehatan mental generasi muda.