Pulau Tidung (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) — Anggota Komisi VIII DPR RI, Sigit Purnomo Syamsuddin Said, menyerahkan program pengadaan Kapal Layanan Dakwah KUA Kepulauan Seribu Selatan dan laboratorium komputer Madrasah Aliyah dalam kegiatan Serah Terima Program Kemaslahatan 2025 di halaman KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Pulau Tidung, Senin (11/5/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari Program Kemaslahatan 2025 yang diinisiasi Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Republik Indonesia sebagai tindak lanjut aspirasi masyarakat melalui anggota Komisi VIII DPR RI. Program ini mendukung peningkatan pelayanan keagamaan, penguatan sarana pendidikan madrasah, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu.
Dalam sambutannya, yang juga dikenal sebagai musisi nasional Pasha Ungu itu menegaskan bahwa kehadiran pemimpin di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kadang kita menganggap kehadiran pemimpin itu biasa saja. Padahal saat pemimpin hadir, masyarakat merasa lebih tenang, merasa diperhatikan, dan mendapatkan semangat baru. Yang salah itu kalau kita datang tetapi tidak membawa hasil dan manfaat,” ujar Pasha.
Ia menyampaikan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pembangunan bagi masyarakat Kepulauan Seribu. Menurutnya, wilayah kepulauan memiliki potensi besar yang perlu terus mendapatkan perhatian dan dukungan.
“Setiap bertemu Pak Bupati, saya selalu ingin membawa program lagi untuk Kepulauan Seribu. Rasanya malu kalau datang ke sini tanpa membawa sesuatu yang benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Pasha juga menyoroti pentingnya peran Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.
“KUA ini bukan hanya mengurus pernikahan. KUA adalah ujung tombak yang hadir memberikan ketenangan, solusi, dan pendampingan kepada masyarakat. Karena itu KUA harus kita dukung bersama,” tegasnya.
Ia juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, KUA, dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat komunikasi dan penyelesaian persoalan sosial di tingkat lokal agar masyarakat mendapatkan pelayanan dan pendampingan yang optimal.
“Kalau ada persoalan sosial di masyarakat, sebisa mungkin diselesaikan bersama di tingkat lokal. Tokoh masyarakat, tokoh agama, KUA, dan pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi dan ketenangan,” ucapnya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keakraban saat Pasha menyampaikan pesan terkait kapal layanan dakwah yang diserahkan kepada KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan.
“Saya titip kapalnya dijaga baik-baik. Tadi sempat ada yang bertanya boleh dipakai malam minggu atau tidak, saya bilang boleh, yang penting lampunya dinyalakan jangan gelap-gelapan,” candanya yang disambut tawa hadirin.
Ia turut mengajak seluruh pihak, baik dari Jakarta maupun luar wilayah Kepulauan Seribu, untuk bersama-sama mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat di wilayah kepulauan.
“Kalau datang ke Pulau Seribu jangan hanya jadi tamu. Ambil peran, bantu masyarakat, bantu pemerintah daerah, supaya kehadiran kita benar-benar dirasakan bahwa negara hadir untuk rakyat,” pesannya.
Menutup sambutannya, Pasha mengungkapkan harapannya agar bantuan kapal layanan dakwah dan laboratorium komputer madrasah dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Kepulauan Seribu.
“Kalau sebuah bantuan terus dipakai dan memberi manfaat untuk masyarakat, maka pahala kebaikannya akan terus mengalir. Semoga semua yang terlibat dalam program ini mendapatkan keberkahan dan menjadi amal terbaik,” pungkasnya.