Jakarta (Humas MIN 9 Jakarta Selatan) — MIN 9 Jakarta Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih 22 medali pada Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Provinsi Walikota Cup 5 Jakarta Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jakarta Selatan di GOR Pasar Minggu, 29 Juni–1 Juli 2026. Kontingen madrasah berhasil membawa pulang 9 medali emas, 11 medali perak, dan 2 medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan usia dini.
Prestasi tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan bakat dan minat peserta didik yang dilakukan secara berkelanjutan melalui Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia Unit MIN 9 Jakarta Selatan. Para atlet menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan semangat kompetisi.
Pada kategori Usia Dini 1, kontingen MIN 9 Jakarta Selatan meraih 7 medali emas dan 5 medali perak. Medali emas dipersembahkan oleh Syifa Afrillyana, Maysha Zalwa Hanaya, Farah Lutfiah Salmah, Fitri Ramadhani Suyadi, dan Muhammad Irsyad Kemal pada kategori tanding, serta Aqilla Humaira Azzahra dan Shafura Salsabila pada kategori tunggal.
Sementara itu, pada kategori Usia Dini 2, para atlet berhasil menyumbangkan 2 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu. Medali emas diraih oleh Akhtar Adiansyah Hermawan dan Syareen Ughva Syantria Irawan pada kategori tanding, sedangkan enam medali perak dan dua medali perunggu melengkapi capaian gemilang kontingen MIN 9 Jakarta Selatan.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pembinaan intensif yang dilakukan pelatih Syarif Hidayatulloh bersama tim pelatih, yakni Annis Putri Kundani dan Rafly Fajhary Aryana untuk kategori seni, serta Arnetta Mulan dan M. Fiki pada kategori tanding. Dukungan orang tua dan seluruh warga madrasah juga menjadi faktor penting dalam memotivasi para atlet untuk meraih prestasi terbaik.
Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih para peserta didik. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, kedisiplinan, serta kolaborasi yang baik antara atlet, pelatih, orang tua, dan madrasah.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih peserta didik MIN 9 Jakarta Selatan. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan akhlak mulia," ujar Nony.
Senada dengan itu, Penanggung Jawab Kegiatan, Siti Aisyah, menyampaikan bahwa setiap medali merupakan buah dari proses pembinaan yang konsisten, mulai dari latihan rutin, penguatan karakter, hingga kesiapan mental saat bertanding.
"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh tim. Semoga menjadi penyemangat bagi para peserta didik untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya," katanya.
Melalui capaian tersebut, MIN 9 Jakarta Selatan semakin meneguhkan komitmennya dalam mengembangkan potensi peserta didik secara seimbang melalui pembinaan akademik, karakter, dan nonakademik. Madrasah optimistis akan terus melahirkan generasi yang berprestasi, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama madrasah di berbagai ajang kompetisi.