Berita

Kepala KanKemenag Dorong Yayasan Da'il Khairat Perkuat Sinergi dan Strategi Pengembangan Madrasah

Rabu, 8 Juli 2026
Dibaca 51 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, mendorong Yayasan Da'il Khairat memperkuat sinergi pendidik dan tenaga kependidikan serta menerapkan perencanaan berbasis analisis SWOT dalam menyusun program kerja Tahun Ajaran 2026/2027. Hal tersebut disampaikan saat membuka Rapat Kerja (Raker) Yayasan Da'il Khairat di Aula Lantai 3 Madrasah Aliyah Da'il Khairat, Jakarta Barat, Rabu (8/7/2026).

 

Mengusung tema "Tingkatkan Sinergisitas Pendidik dan Tenaga Kependidikan Demi Terciptanya Kerja Sama yang Solid", rapat kerja diikuti pengurus yayasan, dewan guru, dan tenaga kependidikan dari jenjang MI, MTs, dan MA. Kegiatan ini menjadi forum evaluasi program kerja tahun sebelumnya sekaligus penyusunan strategi pengembangan madrasah pada tahun ajaran baru.

 

Dalam arahannya, Saiful Amri menegaskan bahwa keberhasilan lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga oleh kuatnya kolaborasi seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan.

 

"Pendidik dan tenaga kependidikan adalah dua sayap dari satu burung yang sama. Kita tidak bisa terbang tinggi mencapai target prestasi jika salah satunya berjalan sendiri-sendiri. Rapat kerja ini menjadi momentum untuk memperkuat soliditas dan sinergi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang semakin dinamis," ujar Saiful Amri di hadapan 68 peserta.

 

Pada kesempatan tersebut, Saiful Amri juga mengajak seluruh pengelola pendidikan di bawah naungan Yayasan Da'il Khairat menyusun program kerja secara terarah melalui penerapan analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT). Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi instrumen penting dalam menghasilkan kebijakan yang tepat, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu madrasah.

 

Ia menjelaskan, analisis SWOT dapat membantu madrasah mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan internal, sekaligus memanfaatkan peluang serta mengantisipasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengembangan pendidikan.

 

"Dalam merumuskan strategi yang kompetitif, manfaatkan kekuatan yang dimiliki untuk meraih peluang dan prestasi. Susun strategi yang mampu mengoptimalkan keunggulan sekaligus meminimalkan berbagai risiko," pesannya.

 

Melalui rapat kerja ini, diharapkan seluruh pendidik dan tenaga kependidikan semakin solid dalam membangun kolaborasi, memperkuat tata kelola lembaga, serta menghadirkan inovasi yang berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan.

 

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang menjadi simbol komitmen seluruh peserta untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan madrasah yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor