Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta) — Komitmen Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 11 Jakarta Selatan dalam meningkatkan kompetensi pendidik kembali membuahkan hasil. Guru Bahasa Jepang MAN 11 Jakarta Selatan, Wulan Ratna Ningsih, mengikuti Pelatihan Guru Bahasa Jepang yang diselenggarakan oleh The Japan Foundation Japanese-Language Institute, Urawa di Prefektur Saitama, Jepang, pada 2 Juni hingga 27 Juli 2026.
Program pelatihan internasional tersebut diikuti oleh guru Bahasa Jepang dari berbagai negara, seperti Indonesia, Thailand, Filipina, Vietnam, Bangladesh, Australia, Georgia, Aljazair, Venezuela, Brasil, Meksiko, dan Mongolia. Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi internasional untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring profesional, serta memperkuat kualitas pembelajaran Bahasa Jepang di berbagai negara.
Selama hampir dua bulan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan akademik dan praktik, meliputi pengembangan metodologi pembelajaran, penyusunan bahan ajar, pembelajaran inklusif, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran, diskusi kelompok, presentasi, observasi pembelajaran di sekolah-sekolah Jepang, hingga kunjungan lapangan untuk memperdalam pemahaman terhadap budaya dan sistem pendidikan Jepang.
Keikutsertaan Wulan Ratna Ningsih menjadi salah satu bentuk nyata penguatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah. Pengalaman dan kompetensi yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam proses pembelajaran sehingga mampu menghadirkan pembelajaran Bahasa Jepang yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik di era global.
Kepala MAN 11 Jakarta Selatan, Halimatussa'diyah, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, kesempatan mengikuti pelatihan internasional merupakan pengakuan atas kompetensi sekaligus amanah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
"Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ibu Wulan Ratna Ningsih atas kesempatan mengikuti Pelatihan Guru Bahasa Jepang di The Japan Foundation Japanese-Language Institute, Urawa. Kepercayaan ini merupakan prestasi sekaligus amanah yang mencerminkan kompetensi dan dedikasi beliau sebagai pendidik profesional. Kami berharap ilmu, pengalaman, serta jejaring internasional yang diperoleh dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pembelajaran di MAN 11 Jakarta Selatan serta memperkuat budaya akademik yang berdaya saing global," ujarnya.
Partisipasi guru MAN 11 Jakarta Selatan dalam forum internasional ini sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam mendorong peningkatan kompetensi pendidik dan penguatan kualitas pendidikan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan global. Madrasah terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang unggul melalui pengembangan profesional guru secara berkelanjutan.
Sepulang dari pelatihan, Wulan Ratna Ningsih dijadwalkan melakukan diseminasi hasil pembelajaran kepada rekan sejawat melalui kegiatan berbagi praktik baik, pengembangan perangkat ajar, serta inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat kualitas pembelajaran Bahasa Jepang dan mendukung terwujudnya lulusan madrasah yang berkarakter, kompetitif, dan berwawasan global.