Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) – Empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Timur berhasil lolos ke Tahap II Seleksi Tilawatil Quran (STQ) KORPRI Tingkat Provinsi DKI Jakarta. Capaian tersebut membuka peluang bagi mereka untuk mewakili Provinsi DKI Jakarta pada STQ KORPRI Tingkat Nasional setelah mengikuti pembinaan dan seleksi lanjutan.
Keempat ASN yang berhasil melaju ke Tahap II yakni Maryati dari Pendidikan Agama Islam (PAI) Kecamatan Cakung pada cabang Tilawah Putri, Junaedi Ubaidillah dari KUA Kecamatan Pulo Gadung, Jalaludin M. Akbar dari KUA Kecamatan Pasar Rebo, serta Syarifuddin Panjaitan, Penghulu KUA Kecamatan Cakung, yang seluruhnya mengikuti cabang Hafalan Al-Qur'an.
Keberhasilan tersebut diumumkan melalui Surat Pengumuman Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2026. Berdasarkan Lampiran Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor 01/DH/MTQ-KORPRI/VI/2026, para peserta yang lolos mengikuti Training Centre (TC) dan seleksi lanjutan yang diselenggarakan di Jakarta pada 29–30 Juni 2026 sebagai bagian dari persiapan menuju tingkat nasional.
Salah seorang peserta, Junaedi Ubaidillah, mengungkapkan rasa syukur atas capaian yang diraihnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan karunia Allah SWT sekaligus hasil dari doa, bimbingan, dan dukungan berbagai pihak.
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat dan kehendak-Nya. Terima kasih kepada Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Bapak Kasi Bimas Islam, Bapak Kasubbag TU beserta seluruh jajaran, para guru, dan teman-teman atas doa dan dukungannya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan memberikan penampilan terbaik pada tahapan seleksi berikutnya.
"Keberhasilan ini bukan karena saya hebat atau pintar, tetapi juga berkat doa dari semuanya. Ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan memberikan kualitas yang lebih baik lagi. Hasil ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar," katanya.
Junaedi juga mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti pembinaan bersama para pelatih dan dewan hakim.
"Teruslah belajar, jangan merasa sudah bisa atau merasa pintar, karena di atas langit masih ada langit. Semoga pada tahap berikutnya saya dapat tampil lebih fit, maksimal, memberikan yang terbaik, dan memperoleh hasil terbaik," tambahnya.
Ungkapan syukur juga disampaikan Maryati yang berhasil melewati dua tahapan seleksi dengan penuh semangat dan kerja keras.
"Alhamdulillah wasy syukru lillah, tahap pertama dan tahap kedua telah saya lewati dengan penuh perjuangan dan pengorbanan. Semua ini tidak lepas dari doa dan dukungan Bapak Kasi Bimas Islam, Bapak Kasubbag TU, serta rekan-rekan penyuluh Kankemenag Kota Jakarta Timur," tuturnya.
Menurut Maryati, suasana pembinaan yang kondusif dan bimbingan dari para pelatih menjadi penyemangat untuk terus berlatih secara disiplin dalam menghadapi tahapan seleksi selanjutnya.
"Perjalanan masih panjang menuju tingkat nasional. Masih ada beberapa Training Centre yang harus diikuti. Mohon doa dan dukungan dari semuanya, semoga Allah SWT memberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik pada pelaksanaan STQ KORPRI Tingkat Nasional nanti," harapnya.
Keberhasilan empat ASN tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Kankemenag Kota Jakarta Timur sekaligus mencerminkan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong pengembangan kompetensi ASN, baik di bidang profesional maupun keagamaan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menjaga semangat belajar, serta mengharumkan nama Kementerian Agama pada berbagai ajang di tingkat daerah maupun nasional.