Berita

Separuh Bulan Ramadhan Tersisa, Menag Ajak Umat Maksimalkan Ibadah dan Dzikir

Jumat, 6 Maret 2026
Dibaca 663 kali
blog

Menteri Agama, Nasaruddin Umar

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) --- Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, hadir dalam kegiatan Tabligh Akbar dan Spirit Nuzulul Qur'an yang digelar di Masjid Al-Ikhlas, Pelindo Regional II, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

 

Kegiatan bertajuk “Menggapai Rezeki yang Berkah dengan Menjadikan Al-Qur’an Pedoman Etos Kerja dan Integritas” ini menghadirkan pesan penting bagi umat Islam untuk membersihkan dosa masa lalu menjelang puncak ibadah Ramadhan.

 

Menag Nasaruddin menjelaskan makna Ramadhan secara spiritual. "Ramadhan artinya membakar, menghanguskan. Mengapa disebut demikian? Karena Ramadhan membakar habis dosa-dosa masa lampau, hingga saat Idul Fitri tiba, kita kembali suci seperti bayi yang baru lahir," ujarnya, Kamis (5/3/2026).

 

Ia juga menekankan keutamaan malam Lailatul Qadar, yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Menurut Menag, peringatan Nuzulul Qur’an memiliki peran penting agar umat Islam semakin mendalami substansi Al-Qur’an sebagai kitab suci.


"Peringatan Nuzulul Qur’an setiap tahun penting agar kita benar-benar memahami makna Al-Qur’an secara mendalam," tambahnya.

 

Selain itu, Menag mengingatkan bahwa pemahaman Al-Qur’an akan membentuk sikap bijak, terutama dalam menghadapi perbedaan di kehidupan sehari-hari.

 

Di akhir tausiyah, Menag mengajak jamaah untuk memaksimalkan ibadah di sisa separuh bulan Ramadhan ini.


"Perbanyak dzikir, baca Al-Qur’an, semoga Allah tersenyum menyaksikan kita, dan menjemput kita dalam keadaan husnul khotimah," tutup Menag.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor