Berita

Pesantren Kilat Ramadhan KKMI Koja Perkuat Pembinaan Keagamaan Siswa Madrasah

Senin, 9 Maret 2026
Dibaca 240 kali
blog

Pesantren Kilat Ramadhan

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kecamatan Koja, Jakarta Utara, menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan 1447 H sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan pendalaman ajaran agama Islam bagi peserta didik selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang berlangsung pada 7–8 Maret 2026 ini diikuti oleh siswa madrasah ibtidaiyah se-Kecamatan Koja dan mendapat dukungan pembinaan dari Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara.

 

Kegiatan dipusatkan di Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rasyidiyyah (MI Ar-Rasyidiyyah) dengan melibatkan 100 siswa dari 10 Madrasah Ibtidaiyah se-Koja, didampingi 10 guru pendamping serta 10 panitia dari Rumah Tahfidz Al-Quds. Program ini menjadi bagian dari pembinaan pendidikan keagamaan yang terus didorong Kementerian Agama untuk memperkuat karakter religius peserta didik sejak usia dini.

 

Kepala MI Ar-Rasyidiyyah, Ahmad Fahri Hanifuddin, mengatakan bahwa kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar madrasah sekaligus mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bernilai edukatif dan keagamaan, “Momentum ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar MI se-Kecamatan Koja sekaligus mengisi Ramadhan dengan Pesantren Kilat,” ujar Fahri.

 

Ia menjelaskan, kegiatan pesantren kilat merupakan inovasi yang dilakukan KKMI Koja untuk menumbuhkan semangat ibadah peserta didik serta memberikan pengalaman belajar keagamaan yang lebih intensif dalam waktu singkat. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam memperkuat pendidikan karakter melalui kegiatan keagamaan di lingkungan madrasah.

 

“Tujuannya sederhana yaitu untuk meningkatkan pemahaman, pendalaman dan pengamalan ajaran Islam secara intensif bagi peserta didik dalam waktu yang singkat,” kata Fahri.

 

Selama kegiatan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai aktivitas seperti shalat berjamaah, tahsin Al-Qur’an, pemberian materi keislaman, serta lomba-lomba bernuansa religius. Kegiatan tersebut dirancang untuk membentuk kedisiplinan, meningkatkan pemahaman agama, serta menanamkan nilai-nilai akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

 

Fahri menambahkan bahwa kegiatan pesantren Ramadhan menjadi salah satu bentuk nyata pembinaan yang memberikan dampak langsung bagi peserta didik, baik dalam aspek spiritual maupun sosial. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Agama.

 

“Semoga kegiatan ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya bagi peserta didik, dan semoga KKMI Kecamatan Koja selalu kompak dalam menginisiasi kegiatan berdampak lainnya,” pungkasnya.

 

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan seperti Pesantren Kilat Ramadhan, Kementerian Agama terus mendorong penguatan pendidikan madrasah agar tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengamalan nilai-nilai keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor