Jakarta (Humas Pakis DKI) -- Kegiatan Imtihan Wathani yang berlangsung di Pondok Pesantren Minhaajurrosidiin mendapat apresiasi positif dari Kementerian Agama. Setelah melakukan pemantauan langsung di lokasi pada hari ini, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), H. Bodhi Atharva, menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut.
"Saya melihat bahwa Pondok Pesantren Minhaajurrosidiin ini sangat baik, semua fasilitasnya memadai. Para santri dan anak didik dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik, sesuai dengan kuota dan jumlah yang kami harapkan," ungkap Bodhi usai pemantauan ujian.
Ia juga menilai bahwa pelaksanaan aplikasi untuk ujian berjalan dengan lancar, “Dari sisi aplikasi, semuanya sudah berjalan dengan baik, para santri dapat log in dengan mudah. Kami optimis, sampai dengan ujian akhir nasional nanti, pendidikan formal di sini akan berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Menanggapi harapan Kementerian Agama terhadap kegiatan Imtihan Wathani di tahun ini, H. Bodhi Atharva menyampaikan, "Harapan kami, semoga adik-adik santri bisa meraih cita-cita mereka dan melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
"Silakan adik-adik semua harus punya tujuan dan mimpi yang harus dikejar. Mimpi itu harus diwujudkan, dan kalian harus banggakan keluarga, pribadi, serta Indonesia,” tambahnya.
Di akhir wawancaranya, H. Bodhi Atharva memberikan semangat kepada seluruh peserta kegiatan, "Terus semangat berjuang dan belajar, tundukkan dunia," pungkasnya.
Sekedar informasi, Pelaksanaan Imtihan Wathani berlangsung untuk jenjang Ulya pada 8–10 Januari 2026 atau bertepatan dengan 19–21 Rajab 1447 H, sedangkan jenjang Wustha dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Januari 2026 atau 23–25 Rajab 1447 H. Dan Adapun jumlah peserta di DKI Jakarta yang mengikuti tingkat Ulya berjumlah 73 orang dan tingkat Wustha berjumlah 30 orang.