Berita

Nobar Mutiara Ramadan, MAN 7 Jakarta Perkuat Karakter Religius Siswa

Jumat, 27 Februari 2026
Dibaca 484 kali
blog

Nobar Live Streaming Mutiara Ramadan mewarnai kegiatan Gema Ramadan MAN 7 Jakarta sejak Senin, (23/2/2026).

Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — Sebagai bagian dari rangkaian Gema Ramadan 1447 H, MAN 7 Jakarta menggelar nonton bareng (nobar) siaran langsung Mutiara Ramadan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini berlangsung sejak Senin (23/2/2026) dan dilaksanakan setiap selesai Salat Zuhur berjamaah.

 

Kegiatan nobar menjadi agenda rutin harian selama Ramadan. Seluruh siswa mengikuti siaran tersebut dengan tertib dan penuh antusias sebagai sarana memperkaya pemahaman keislaman serta memperkuat karakter religius di lingkungan madrasah.

 

Materi yang disampaikan dalam program Mutiara Ramadan menghadirkan pesan-pesan inspiratif mengenai penguatan keimanan, pembinaan akhlak, serta peningkatan semangat beribadah. Suasana khidmat terasa saat para siswa menyimak tausiah yang ditayangkan secara langsung.

 

Pelaksanaan nobar dibagi di tiga lokasi, yakni Masjid Daruth Thalibin, ruang multimedia, dan teras multimedia. Pengaturan lokasi ini dilakukan agar kegiatan berjalan kondusif serta seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan terpantau.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sukron Makmun, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Alhamdulillah, dengan nobar seperti ini semua siswa dapat mengikuti kegiatan ini secara serentak,” ujarnya.

 

Hal senada disampaikan oleh Khalis Arezka. Menurutnya, kegiatan nobar memudahkan guru dalam memantau partisipasi siswa selama Ramadan. “Nobar ini lebih memudahkan kami para guru memantau keikutsertaan siswa,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan ini, Gema Ramadan MAN 7 Jakarta diharapkan semakin bermakna dan mampu menumbuhkan semangat kebersamaan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap ilmu agama di kalangan siswa.

 

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen MAN 7 Jakarta dalam mengintegrasikan pembinaan spiritual dengan aktivitas pendidikan, sehingga Ramadan tidak hanya menjadi rutinitas ibadah, tetapi juga momentum pembentukan karakter yang berkelanjutan.

 

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor