Jakarta (Humas MIN 9) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 9 Jakarta Selatan menggelar kegiatan Read Aloud Goes to School bertema “Cahaya Bersih untuk Bumi – Read Aloud & Edukasi Transisi Energi untuk Anak SD/MI” pada Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh peserta didik kelas V dan VI dan dilaksanakan di Mushola Nurul Hidayah MIN 9 Jakarta Selatan.
Kegiatan berlangsung pukul 08.30–10.30 WIB dengan pendampingan guru serta dihadiri Kepala MIN 9 Jakarta Selatan, Nony Priany, dan Koordinator Bidang Kurikulum dan Kesiswaan. Program ini merupakan hasil kolaborasi Komunitas Read Aloud Jakarta Barat bersama Buibu Baca Buku Book Club (@bbbbookclub) yang berfokus pada literasi iklim dan edukasi transisi energi di lingkungan sekolah Islam.
Dalam sesi utama, peserta didik mengikuti pembacaan nyaring buku berjudul “Masjid Kita Tak Lagi Mati Lampu”. Melalui cerita tersebut, siswa dikenalkan pada konsep energi bersih dan transisi energi yang dikaitkan dengan nilai-nilai keislaman serta praktik menjaga lingkungan.
Usai sesi membaca, kegiatan dilanjutkan dengan edukasi singkat mengenai energi terbarukan dan praktik sederhana menggunakan mini panel surya. Siswa diajak mengenal cara kerja energi matahari sebagai sumber listrik alternatif melalui simulasi langsung.
Koordinator Bidang Kurikulum MIN 9 Jakarta Selatan, Dahliah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mendukung pembelajaran tematik dan penguatan karakter peserta didik, “Kegiatan ini membantu meningkatkan minat baca sekaligus pemahaman siswa tentang energi bersih dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Salah satu pengisi acara dari Komunitas Read Aloud Jakarta Barat, Sisca, menjelaskan bahwa metode membaca nyaring dipilih untuk memudahkan anak memahami isu lingkungan. Ia menyebutkan bahwa cerita dan eksperimen sederhana dapat menjadi sarana pengenalan konsep energi bersih sejak dini.
Sejumlah peserta didik menyampaikan pengalaman mereka setelah mengikuti kegiatan tersebut. Salah satu siswa kelas VI, Keynara, mengatakan bahwa melalui kegiatan ini ia mengetahui bahwa energi listrik dapat berasal dari matahari. Sementara itu, Azmi mengungkapkan ketertarikannya saat mencoba mini panel surya yang digunakan dalam sesi praktik.
Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan program Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong penguatan literasi, pendidikan karakter, serta kepedulian lingkungan di madrasah. Melalui kolaborasi dengan komunitas literasi, madrasah diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran kontekstual yang relevan dengan isu global dan kebutuhan masyarakat.