Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Pembangunan sarana dan prasarana madrasah melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di wilayah DKI Jakarta menunjukkan progres signifikan dan berjalan sesuai target. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama saat melakukan peninjauan langsung di sejumlah lokasi pembangunan.
“Alhamdulillah pembangunan SBSN di madrasah-madrasah di DKI Jakarta berjalan dengan lancar. Saya baru saja meninjau tiga lokasi, yakni di MTsN 39, MAN 16, dan MAN 23 yang insya Allah besok akan diresmikan oleh Bapak Menteri Agama,” ujar Adib, Senin (4/4).
Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan tersebut terdiri dari skema tahun tunggal dan tahun jamak. Untuk proyek tahun 2025, ditargetkan selesai pada akhir tahun, sementara beberapa proyek lainnya merupakan lanjutan dari anggaran 2025 ke 2026.
“Untuk yang dua lokasi itu, anggarannya terbagi antara 2025 dan 2026. Tahun 2025 baru terserap sekitar 50 persen, kemudian dilanjutkan 50 persen di 2026. Alhamdulillah seluruhnya sudah tuntas,” jelasnya.
Desain Inovatif dan Ramah Generasi Z
Kepala Kanwil mengungkapkan hal menarik dari pembangunan ini adalah konsep desain yang inovatif, khususnya pada fasilitas laboratorium dan perpustakaan.
“Semua menarik, karena di tiga lokasi ini dibangun laboratorium dan perpustakaan dengan konsep yang berbeda. Bahkan ada yang dibangun di atas kolam, sehingga fungsi resapan air tetap terjaga,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa desain tersebut tidak hanya mempertahankan fungsi lingkungan, tetapi juga memberikan nilai estetika yang unik.
“Di MAN 16 misalnya, bangunan berdiri di atas kolam yang tetap difungsikan. Ini justru memberikan kesan menarik secara visual,” lanjutnya.
Lebih jauh, konsep perpustakaan juga dirancang mengikuti kebutuhan generasi muda saat ini.
“Perpustakaannya sudah sangat kekinian, desainnya out of the box. Ada ruang podcast, ruang diskusi, dan suasana yang nyaman sehingga anak-anak Gen Z lebih betah belajar dan berdiskusi,” tambahnya.
Dorong Madrasah Unggul dan Berdaya Saing
Kakanwil berharap program SBSN dapat terus menjadi pendorong peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah. “Saya berharap program pembangunan yang didanai SBSN ini mampu memacu kita meningkatkan mutu layanan, sehingga madrasah menjadi lebih unggul,” tegasnya.
Sambungnya, Ia juga menekankan pentingnya peran madrasah dalam mencetak generasi berkualitas.
“Kita ingin lulusan madrasah, khususnya tingkat aliyah, dapat melanjutkan ke perguruan tinggi negeri favorit dan menjadi generasi sukses serta calon pemimpin masa depan,” ujarnya.
Untuk jenjang tsanawiyah, ia berharap peningkatan prestasi terus dilakukan agar peserta didik memiliki bekal ilmu pengetahuan dan akhlak yang kuat.
“Dengan bekal tersebut, mereka dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan kesiapan yang matang,” pungkasnya.