Berita

MAN 2 Jakarta Perkuat Komitmen Perlindungan Anak melalui Seminar GTK Lawan Kekerasan Seksual

Ahad, 19 April 2026
Dibaca 115 kali
blog

Jakarta (Humas MAN 2 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak melalui penyelenggaraan seminar bertajuk “GTK Lawan Kekerasan Seksual: Kepedulian Kita Melindungi Mereka”. Kegiatan ini digelar pada Sabtu (18/4/2026) di aula madrasah dan diikuti oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK).

 

Seminar ini menjadi langkah strategis dalam mendukung program Madrasah Ramah Anak sekaligus meningkatkan kapasitas GTK dalam mencegah dan menangani kekerasan seksual di lingkungan pendidikan.

 

Hadir sebagai narasumber, dr. Reny Rosnita Baasalem, M.KKK dari RS Soeharto Heerdjan Jakarta, yang menekankan pentingnya peran GTK sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa guru memiliki tanggung jawab tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pelindung yang mampu mengenali tanda-tanda kekerasan sejak dini.

 

“Anak-anak membutuhkan lingkungan yang aman, baik secara fisik maupun emosional. Guru harus peka terhadap perubahan perilaku anak dan mampu merespons dengan empati serta langkah yang tepat,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan pentingnya penguatan nilai keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi dalam membentuk karakter peserta didik yang tangguh dan terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan.

 

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman komprehensif terkait strategi preventif, antara lain melalui edukasi kesehatan reproduksi yang sesuai usia, pembentukan budaya sekolah yang ramah anak, serta penguatan komunikasi terbuka antara guru, siswa, dan orang tua. Selain itu, disampaikan pula prosedur pelaporan dan penanganan kasus kekerasan secara profesional dan berperspektif perlindungan anak.

 

Kepala MAN 2 Jakarta, Aceng Solihin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata madrasah dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman dan inklusif.

 

“Seminar ini menjadi penguatan bagi seluruh GTK agar mampu menjalankan peran secara optimal dalam melindungi peserta didik. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Jakarta berharap terbangun kesadaran kolektif bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan sinergi seluruh elemen madrasah, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan serta mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal, baik dari sisi akademik maupun karakter.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor