Berita

Kemenag Jakarta Barat Gelar Dialog Siaran Keagamaan Islam, Dorong Dakwah Digital yang Bijak dan Moderat

Kamis, 27 November 2025
Dibaca 183 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Kementerian Agama Kota Jakarta Barat menggelar Dialog Siaran Keagamaan Islam di Aula MTsN 10 Jakarta, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini menjadi agenda terakhir Bimas berdasarkan DIPA tahun 2025 dan diikuti oleh para penyuluh agama Islam.

 

Kepala Seksi Bimas Islam, Saiful Anam, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mendorong masyarakat untuk memahami ajaran Islam melalui penyiaran dakwah yang lebih dekat dan mudah dijangkau. “Penyiaran ini bisa dilakukan melalui media sosial atau dakwah-dakwah langsung kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, menegaskan bahwa media sosial kini menjadi sarana efektif dalam menyebarkan pesan keagamaan secara luas dan berkelanjutan. Menurutnya, dakwah digital memungkinkan masyarakat mengakses materi keagamaan tanpa harus hadir di forum fisik. “Umat tidak perlu lagi berkumpul secara massal kalau ingin mendengarkan dakwah, cukup melalui siaran di platform media sosial,” jelasnya.

 

Ia menambahkan bahwa penyiaran melalui media sosial perlu dikemas secara menarik dan mudah dipahami agar pesan keagamaan dapat diterima dengan baik. Saiful Amri juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama dalam setiap bentuk dakwah. “Dalam berdakwah, baik melalui siaran atau media sosial, jangan sampai menyinggung keyakinan agama lain,” tegasnya sambil mengingatkan penyuluh untuk selalu bijak dalam bermedia sosial.

 

Selain itu, ia meminta para penyuluh mengampanyekan upaya pencegahan terhadap judi online dan pinjaman online yang dinilai merusak kehidupan masyarakat. “Ini menjadi tanggung jawab kita sebagai ASN Kementerian Agama yang bertugas memberikan penerangan kepada masyarakat,” ungkapnya.

 

Di akhir kegiatan, Saiful Amri mengajak para penyuluh untuk berperan aktif menjaga suasana damai di tengah masyarakat yang multikultur melalui dakwah dan siaran digital yang mencerahkan. Ia juga mengingatkan pentingnya tabayyun dalam menghadapi derasnya arus informasi. “Mari kita periksa kebenaran sebelum menyebarkan informasi. Mari kita jaga Indonesia dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor