JAKARTA — Media literasi Koran Guru Madrasah Nasional kembali menerbitkan edisi ke-16 pada 10 Februari 2026. Informasi tersebut disampaikan kontributor Koran Guru Madrasah, Zaenal Arifin, kepada tim Humas pada Sabtu (14/2/2026).
Zaenal yang juga pengajar di MIN 05 Jakarta menulis artikel pendidikan yang dimuat pada halaman 6–7. Dalam tulisannya, ia membahas akselerasi peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui kolaborasi kurikulum nasional, digitalisasi, dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
“Alhamdulillah, Koran Guru Madrasah Nasional edisi ke-16 telah terbit pada tanggal 10 Februari 2026,” kata Zaenal Arifin.
Dalam artikelnya, Zaenal menjelaskan integrasi digitalisasi dalam pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Ia menyebut penggunaan platform pembelajaran daring dapat memperkuat interaksi antara guru dan siswa.
“Sebuah solusi yang coba saya tawarkan dalam menjawab tantangan besar dalam meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan dengan mengintegrasikan digitalisasi dengan KBC,” ujar Zaenal.
Ia mencontohkan pemanfaatan Google Classroom, Edmodo, dan Schoology untuk mendukung pembelajaran interaktif. Selain itu, penggunaan video pembelajaran seperti YouTube, Khan Academy, dan TED-Ed dinilai dapat membantu meningkatkan pemahaman siswa. Zaenal juga menyebut simulasi digital seperti PhET, GeoGebra, dan Virtual Lab dapat mendorong kemampuan berpikir kritis dan kreatif peserta didik.
“Sedangkan penggunaan simulasi digital seperti PhET, GeoGebra, dan Virtual Lab untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa,” imbuhnya.
Menurut keterangan redaksi, Zaenal merupakan salah satu kontributor aktif di Koran Guru Madrasah. Pada 2025, ia dinobatkan sebagai penulis terbaik bidang pembelajaran yang menyenangkan atas kontribusinya dalam penulisan artikel pendidikan.
Zaenal berharap para guru madrasah dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta berpartisipasi dalam publikasi karya tulis di Koran Guru Madrasah.
“Yuk, saya mengajak semua guru mau berkontribusi mengirimkan tulisan tentang pendidikan di KGM melalui pimpinan redaksi,” pungkasnya.