Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Dalam rangka membangun semangat siswa mengamalkan ajaran Islam serta menanamkan nilai-nilai agama sejak dini, MTsN 5 Jakarta menggelar Peringatan Isra Mi’raj dan Tarhib Ramadhan 1447 H di Masjid An-Nur, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin madrasah yang memiliki tujuan strategis dari sisi pendidikan, spiritual, dan sosial. Melalui peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Tarhib Ramadhan, madrasah berupaya meningkatkan keimanan peserta didik, mempersiapkan mental dan fisik menyambut bulan suci Ramadhan, serta menanamkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Wakil Kepala Bidang Kesiswaan MTsN 5 Jakarta, Solihin, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar siswa mampu menjaga akhlak yang telah diajarkan oleh para guru dan tenaga kependidikan.
“Melalui kegiatan hari ini, murid diharapkan mampu menjaga ajaran akhlak yang telah diajarkan para guru dan tenaga kependidikan di sini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar euforia menyambut Ramadhan, melainkan sarat dengan pesan untuk memuliakan Allah SWT, menghormati guru, serta menumbuhkan kasih sayang antarsesama siswa.
“Lewat acara ini, kami terus mengingatkan ajaran utama di madrasah berupa akhlak mulia yang harus dijaga baik kepada Allah SWT maupun antar sesama manusia,” imbuhnya.
Taushiah disampaikan oleh Ustadz M. Jam’an Alwani yang menguraikan fadilah dan keutamaan shalat lima waktu. Menurutnya, shalat merupakan tiang agama sekaligus penyangga utama bagi ibadah-ibadah lainnya seperti puasa, zakat, dan haji.
“Shalat adalah penyangga kuat ibadah. Apapun nama ibadahnya, jika tidak didasari dengan shalat maka ibadah akan goyah dan runtuh,” tuturnya di hadapan para siswa dan guru.
Da’i salah satu stasiun televisi swasta tersebut juga mengimbau para siswa untuk senantiasa menjaga akhlak dan berbakti kepada kedua orang tua serta guru. Ia menekankan bahwa keberhasilan dan kebahagiaan masa depan seorang anak sangat bergantung pada ridho dan doa orang tua serta guru.
“Sehebat apapun seorang anak, apapun profesinya, sungguh tidak akan bernilai jika tidak hormat dan patuh kepada kedua orang tua dan gurunya,” pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian Tarhib Ramadhan 1447 H yang sebelumnya diisi dengan berbagai lomba bagi siswa kelas VII, VIII, dan IX. Lomba yang digelar antara lain Adzan, Tilawatil Qur’an, Ceramah Agama, dan Cerdas Cermat Islam. Pada kesempatan tersebut, panitia juga membagikan hadiah kepada para pemenang lomba.