Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur berkolaborasi dengan SD Islam PB Soedirman menyelenggarakan Uji Tahfizh Al-Qur’an bagi peserta didik, Senin (25/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan keagamaan sekaligus mengukur capaian hafalan Al-Qur’an siswa dalam rangka membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan berkarakter.
Kegiatan yang diikuti para peserta didik SD Islam PB Soedirman tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Hamdi Masyhuri. Menurutnya, pembiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an sejak usia dini merupakan investasi penting dalam membangun karakter generasi masa depan.
“Semoga kegiatan ini menjadikan anak-anak semakin mencintai Al-Qur’an serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Hamdi.
Ia menjelaskan bahwa Uji Tahfizh Al-Qur’an tidak hanya berfungsi sebagai sarana evaluasi kemampuan hafalan peserta didik, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan memperkuat karakter siswa melalui pendidikan berbasis Al-Qur’an.
Menurut Hamdi, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik semata, tetapi juga dari kemampuan peserta didik dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
“Pendidikan yang berkualitas harus mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, karakter yang kuat, dan pemahaman keagamaan yang kokoh. Karena itu, program yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu terus diperkuat,” katanya.
Kegiatan Uji Tahfizh Al-Qur’an merupakan bentuk sinergi antara satuan pendidikan dan Kementerian Agama dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan karakter peserta didik. Selain melatih kemampuan menghafal, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya nilai-nilai positif seperti disiplin, kesabaran, ketekunan, tanggung jawab, serta semangat untuk terus belajar dan berprestasi.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diberikan ruang untuk menunjukkan kemampuan hafalan yang telah dipelajari sekaligus meningkatkan motivasi mereka untuk terus mendalami Al-Qur’an. Kehadiran program semacam ini diharapkan mampu memperkuat budaya Qurani di lingkungan sekolah dan menjadi bagian dari pembentukan karakter peserta didik secara berkelanjutan.
Kementerian Agama Kota Jakarta Timur terus mendorong penguatan pendidikan agama di sekolah sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan program-program yang mendukung terwujudnya generasi yang cerdas, berakhlak mulia, moderat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan agama.
Dengan terselenggaranya Uji Tahfizh Al-Qur’an ini, diharapkan para siswa semakin termotivasi untuk meningkatkan hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul, berkarakter, dan berintegritas. (Humas)