Berita

Pengawas Madrasah Dorong Sinergi Kepala Madrasah, Guru, dan Operator Wujudkan Madrasah Unggul

Rabu, 12 Agustus 2026
Dibaca 11 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Utara, Vrio Andris, mendorong kepala madrasah, guru, dan operator madrasah untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi transformasi digital dan meningkatkan mutu pendidikan madrasah.

 

Hal tersebut disampaikan Vrio saat menghadiri Rapat Kerja Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah dan Kelompok Guru Madrasah Ibtidaiyah (KKMI-KGMI) serta Forum Operator Madrasah Indonesia (FOMI) Kecamatan Penjaringan-Pademangan di Bogor, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

 

Menurut Vrio, rapat kerja tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh unsur madrasah dalam merespons perkembangan teknologi sekaligus menghasilkan program-program yang dapat diterapkan secara nyata bagi kemajuan madrasah.

 

“Kami hadir dalam raker yang bertujuan untuk menyinergikan kepemimpinan para kepala madrasah, guru, dan operator dalam menghadapi transformasi digital untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Vrio.

 

Dalam arahannya, Vrio menjelaskan bahwa ketiga unsur tersebut memiliki peran strategis dan saling melengkapi. Kepala madrasah, kata dia, menjadi nahkoda yang menentukan arah kebijakan, membangun visi kepemimpinan, serta memberikan dukungan kepada seluruh warga madrasah.

 

“Kepala madrasah harus mampu mengelola guru, staf, dan seluruh warga madrasah agar dapat bekerja sama dan membawa lembaga menuju prestasi yang lebih baik,” jelasnya.

 

Sementara itu, guru dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menurut Vrio, guru tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi secara konvensional, tetapi juga perlu mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran agar lebih relevan dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

 

“Selain sebagai fasilitator, guru juga menjadi arsitek pembelajaran digital yang menjembatani kurikulum dengan kebutuhan masa depan siswa,” tegasnya.

 

Vrio juga menekankan pentingnya peran operator madrasah. Operator, menurutnya, merupakan pengelola informasi strategis yang menghubungkan data riil di lapangan dengan berbagai sistem digital milik Kementerian Agama.

 

“Operator menjadi jembatan data dan sistem pendidikan madrasah. Perannya sangat penting karena validitas data menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pendidikan,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa kepala madrasah, guru, dan operator bukanlah bagian yang berjalan sendiri-sendiri, melainkan satu kesatuan yang saling menguatkan dalam mewujudkan tata kelola dan layanan pendidikan madrasah yang semakin baik.

 

Melalui rapat kerja tersebut, Vrio berharap lahir berbagai gagasan aplikatif dan program inovatif yang dapat diterapkan di madrasah. Selain itu, kolaborasi antarpemangku kepentingan diharapkan semakin solid dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital.

 

“Pendidikan bermutu dan madrasah unggul bukan lagi sekadar cita-cita, melainkan realitas yang bisa diwujudkan bersama,” pungkas Vrio.

 

Rapat kerja KKMI-KGMI dan FOMI Kecamatan Penjaringan-Pademangan tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi dan penguatan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, tata kelola, serta layanan pendidikan madrasah yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan tetap berlandaskan nilai-nilai keagamaan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor