Jakarta Timur (Humas MTsN 14 Jakarta) — MTs Negeri 14 Jakarta Timur terus menguatkan pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan Jalan Keliling Komplek (JKK) yang dilaksanakan di kawasan Komplek Halim Perdanakusuma, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini menjadi sarana edukatif yang mengintegrasikan nilai kesehatan, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kepala Madrasah Evi Suryani bersama Kepala Urusan Tata Usaha juga hadir dan berjalan bersama siswa, menunjukkan keteladanan dalam membangun budaya hidup sehat dan cinta lingkungan di madrasah.
Kepala Madrasah Evi Suryani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sederhana namun berdampak dalam menanamkan kesadaran ekologis kepada peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk merasakan langsung pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pembelajaran seperti ini melengkapi proses pendidikan yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa manfaat kegiatan JKK tidak hanya pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa. Aktivitas berjalan kaki di pagi hari dinilai mampu meningkatkan kebugaran tubuh, konsentrasi belajar, serta memberikan ketenangan pikiran.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Urusan Tata Usaha menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh tenaga kependidikan dalam membangun budaya positif di madrasah.
“Partisipasi aktif guru dan tenaga kependidikan menjadi penguat dalam menanamkan nilai karakter dan kepedulian lingkungan kepada siswa. Ini adalah tanggung jawab bersama,” ungkapnya.
Kegiatan JKK dilaksanakan setelah rangkaian kegiatan keagamaan berupa pembacaan Surah Yasin dan salat duha. Hal ini mencerminkan keseimbangan antara penguatan spiritual, kesehatan jasmani, serta kepedulian sosial yang menjadi bagian dari pembinaan karakter di madrasah.
Melalui kegiatan ini, MTsN 14 Jakarta Timur berharap dapat terus menumbuhkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap lingkungan. Jalan Keliling Komplek menjadi langkah sederhana namun bermakna dalam membangun budaya hidup sehat dan berkelanjutan di lingkungan madrasah.