Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Ikhtiar pemberdayaan ekonomi umat melalui Kampung Zakat Berbasis Masjid di wilayah Kecamatan Tanjung Priok mulai digerakkan. Hari ini, para Penyuluh Agama Islam Kecamatan KUA Tanjung Priok menyambangi warga Kampung Bayam, bersilaturahmi. Senin, (7/7/2026).
Selain itu, kunjungan para Penyuluh Agama di bawah koordinasi Kepala KUA Kec. Tanjung Priok ke Kampung Bayam, Papanggo ini guna melihat peluang dan mendeteksi potensi pemberdayaan Kampung Zakat di wilayah tersebut.
"Tujuan kami ke Kampung Bayam ini adalah untuk bersiaturahmi sekaligus melihat potensi Kampung untuk dijadikan Kampung zakat sesuai arahan Kakankemenag Kota Jakarta Utara," kata Robiatul Adawiyah mewakili para Penyuluh.
Sebelumnya, tersiar kabar bahwa pemberdayaan ekonomi di Kampung Bayam Papanggo sudah berjalan dengan baik. Bahkan konon katanya, pengelolaan ZIS yang dikelola oleh sebuah lembaga di sana, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Kabar bahwa UPZ di Kampung Bayam sudah terkelola dengan baik adalah tidak tepat. Justru, kami melihatnya lebih layak dijadikan sebagai Kampung Ekoteologi," ucap PIC Wilayah Papanggo, Robiatul Adawiyah.
Namun meskipun begitu, kedatangan para Penyuluh Agama antara lain Dani Hidayat, Agus Ariyanto, M. Farhan, disambut baik oleh pemerintah dan warga setempat. Bahkan, warga setempat berharap para Penyuluh Agama bisa menghadirkan kegiatan keagamaan yang belum pernah diadakan di Kampung Bayam sebelumnya.
"Kepada kami mereka meminta agar diadakan majelis ta'lim bagi kaum bapak dan ibu dan pengajian untuk anak-anak," ujar Robiatul miris.
Robiatul Adawiyah dan kawan-kawan menegaskan keseriusannya untuk menghidupkan kegiatan keagamaan di sana, berbekal dukungan dari Pihak JakPro dan Kelurahan setempat. "Insya Allah, doakan kami untuk dikuatkan dan diistiqomahkan dalam syiar agama ini," pungkasnya.