Berita

Raker MAN 13 Jakarta Perkuat Profesionalisme dan Integritas

Rabu, 24 Juni 2026
Dibaca 122 kali
blog

Jakarta (Humas MAN 13 Jakarta) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim, membuka kegiatan Evaluasi dan Rapat Kerja (Raker) MAN 13 Jakarta yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan kinerja guru serta tenaga kependidikan dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berprestasi, dan berkarakter.

 

Mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme, Integritas, dan Kinerja Guru serta Tendik untuk Mewujudkan Madrasah Unggul, Berprestasi, dan Berkarakter”, rapat kerja diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan MAN 13 Jakarta. Kegiatan tersebut diarahkan untuk melakukan evaluasi program sekaligus menyusun langkah-langkah strategis guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah.

 

Kepala MAN 13 Jakarta, Yessi Anwar, dalam laporannya menyampaikan komitmen madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, prestasi peserta didik, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.

 

“MAN 13 Jakarta berkomitmen menjadi madrasah ramah anak yang mampu menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Dengan komitmen tersebut, kami optimistis MAN 13 Jakarta dapat menjadi madrasah yang unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

 

Dalam arahannya, M. Yunus Hasyim menekankan pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas sebagai pendidik dan pelayan masyarakat. Menurutnya, kualitas pendidikan yang baik hanya dapat terwujud melalui budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan.

 

Ia juga mengingatkan seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk mengimplementasikan Core Values ASN BerAKHLAK serta memperkuat penerapan Lima Budaya Kerja Kementerian Agama dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi.

 

“Nilai-nilai BerAKHLAK dan Budaya Kerja Kementerian Agama harus menjadi pedoman dalam bekerja. Dengan integritas yang kuat dan pelayanan yang profesional, madrasah akan mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada masyarakat,” katanya.

 

Selain itu, Yunus menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan madrasah yang aman, sehat, dan bermartabat. Ia mengingatkan seluruh warga madrasah untuk menjaga lingkungan pendidikan yang bebas dari berbagai perilaku yang dapat mengganggu proses pembelajaran dan perkembangan peserta didik.

 

Pada kesempatan tersebut, Yunus juga menyoroti pentingnya penguatan karakter dalam dunia pendidikan. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari kemampuan madrasah dalam membentuk akhlak dan kepribadian peserta didik.

 

“Ilmu sangat penting, tetapi adab berada di atas ilmu. Madrasah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter yang kuat,” tegasnya.

 

Melalui evaluasi dan rapat kerja ini, MAN 13 Jakarta berupaya menyusun berbagai program yang lebih efektif, inovatif, dan berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antarguru dan tenaga kependidikan dalam mewujudkan visi madrasah yang unggul dan berdaya saing.

 

Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan integritas, MAN 13 Jakarta optimistis mampu terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta melahirkan peserta didik yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Upaya ini sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang unggul, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang cerdas serta berakhlak mulia.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor