Berita
JMA 2026

Meroket, Prestasi Madrasah DKI Jakarta : Tunjukkan Keunggulan Global

Rabu, 4 Februari 2026
Dibaca 38 kali
blog

Jakarta (Humas Penmad) --- Pendidikan madrasah di DKI Jakarta mencatatkan peningkatan prestasi yang luar biasa dalam dua tahun terakhir. Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag DKI Jakarta, Adib, pada acara Jakarta Madrasah Awards 2026.

 

Adib menyampaikan bahwa peningkatan prestasi madrasah di DKI Jakarta sangat signifikan, bahkan mencapai angka 300 hingga 400 persen pada tahun 2024 - 2025. “Pencapaian ini bukan hanya hasil dari upaya internal madrasah, tetapi juga dukungan dari berbagai pihak termasuk stakeholder terkait. Ini menunjukkan bahwa madrasah di DKI Jakarta memiliki komitmen yang luar biasa dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” ujar Adib, Rabu (4/2).

 

Dalam laporannya, jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), prestasi internasional mengalami lonjakan fantastis sebesar 970 persen. Prestasi internasional yang semula hanya mencatatkan 90 di tahun 2024, melesat menjadi 963 pada tahun 2025. “Meskipun ada sedikit penurunan di tingkat kabupaten/kota, prestasi di tingkat nasional dan internasional menunjukkan bahwa siswa MI Jakarta semakin unggul,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Adib menyatakan bahwa pada jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs), kenaikan prestasi internasional juga tercatat sangat signifikan, mencapai 840,74 persen. Di tingkat nasional, siswa MTs berhasil mengumpulkan 8.096 prestasi, yang mencatatkan kenaikan sebesar 193,23 persen. Ini mencerminkan betapa besar kontribusi MTs dalam menghasilkan siswa berprestasi yang siap bersaing di tingkat global.

 

Sementara itu, Madrasah Aliyah (MA) juga menunjukkan prestasi yang luar biasa. Di tingkat nasional, capaian prestasi MA meningkat sebesar 227, 2 persen, dengan total 18.045 prestasi yang berhasil diraih. Lonjakan terbesar terjadi di tingkat kota dan provinsi, yang masing-masing tercatat meningkat hingga 697,65 persen dan 515,46 persen.

 

“Madrasah di DKI Jakarta telah bertransformasi menjadi institusi pendidikan yang kompetitif dan unggul, bahkan di tingkat internasional. Ini adalah bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat untuk belajar agama, tetapi juga tempat untuk menumbuhkan generasi yang cerdas dan siap bersaing di dunia akademik,” jelasnya.

 

Menurut Adib, meskipun jumlah madrasah di DKI Jakarta terbatas, namun dampak yang ditimbulkan sangat besar. Ia menambahkan bahwa salah satu faktor utama keberhasilan ini adalah upaya keras para kepala madrasah yang terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal integrasi teknologi pendidikan.

 

Selain itu, Adib juga mengapresiasi kolaborasi antara madrasah dan stakeholder pendidikan lainnya yang telah membantu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih baik. “Keberhasilan ini tidak hanya milik Kemenag, tetapi juga milik seluruh masyarakat dan stakeholder yang peduli dengan pendidikan madrasah,” imbuhnya.

 

Menanggapi capaian ini, Adib mengungkapkan bahwa Jakarta Madrasah Awards 2026 menjadi bukti nyata bahwa madrasah di Jakarta tidak hanya berhasil di tingkat lokal, tetapi juga di panggung internasional. “Prestasi ini harus dijaga dan ditingkatkan lagi di tahun-tahun mendatang. Madrasah harus terus berkembang agar dapat menghasilkan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor