Berita

Bimas Islam Kemenag Kepulauan Seribu Gelar Rakornis 2026

Senin, 2 Februari 2026
Dibaca 395 kali
blog

Pulau Pramuka, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) dalam rangka pembahasan program kerja Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting, pada Senin (2/2/2026).


Rakornis diikuti oleh Kepala KUA, staf KUA, serta para Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dan Selatan. Agenda rapat meliputi pembahasan program kerja Bimas Islam, penguatan kedisiplinan pegawai, serta diskusi dan tanya jawab guna menyelaraskan pelaksanaan tugas dan fungsi di lapangan.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, yang mengikuti rapat melalui Zoom Meeting, menegaskan bahwa Rakornis ini harus dijadikan sebagai titik awal dan pedoman bersama dalam menjalankan tugas ke depan.


“Pertemuan ini bukan sekadar formalitas, tetapi harus menjadi titik awal dan pedoman bersama. Kita ingin seluruh jajaran memiliki pemahaman yang sama dalam menjalankan program kerja dan pelayanan keagamaan,” tegas Nasruddin.


Dalam arahannya, Nasruddin menyampaikan sejumlah penekanan penting. Pertama, peningkatan peran dan partisipasi KUA serta Penyuluh Agama Islam dalam setiap kegiatan keagamaan di masyarakat, seperti Isra Mi’raj, Maulid Nabi, tabligh akbar, dan kegiatan keagamaan lainnya.


“Para penyuluh harus benar-benar memahami kewajibannya. Jangan hanya menuntut hak, sementara kewajiban diabaikan. Kewajiban inilah yang harus dijalankan secara konsisten, dan akan terus kita terjemahkan melalui PMA, KMA, serta peraturan pemerintah tentang disiplin pegawai,” ujarnya.


Ia juga menekankan pentingnya pemahaman klasifikasi dan pengetahuan keislaman oleh para penyuluh.


“Keberadaan kita di wilayah kepulauan adalah amanah. Harapan ke depan, kinerja para penyuluh harus sejalan dengan arah kebijakan dan harapan Menteri Agama, khususnya dalam menghadirkan pelayanan keagamaan yang berkualitas di masyarakat,” lanjutnya.


Arahan kedua, Nasruddin menekankan peningkatan kedisiplinan pegawai, khususnya terkait absensi dan kehadiran di kantor.


“Disiplin adalah fondasi kinerja. Kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar administrasi, tetapi cerminan tanggung jawab kita sebagai ASN Kementerian Agama,” tegasnya.


Arahan ketiga, peningkatan kinerja pegawai sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), melalui pengisian laporan kinerja bulanan dan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) secara tertib dan tepat waktu.


“Laporan kinerja bulanan dan SKP bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi alat ukur profesionalitas dan akuntabilitas kinerja kita, untuk itu harap dibuat laporannya tepat waktu” katanya.


Arahan keempat, peningkatan dan pemeliharaan kelembagaan KUA beserta fasilitas pendukungnya. Nasruddin menyampaikan bahwa fasilitas KUA Kepulauan Seribu Selatan di Pulau Tidung telah dibenahi.


“Alhamdulillah, kantor sudah kita rapikan. Mulai Februari ini tersedia ruangan khusus untuk bermalam. Namun saya tegaskan, fasilitas ini dimanfaatkan untuk menunjang tugas, bukan dijadikan alasan penginapan. Petugas yang bertugas memang harus menginap, dan fasilitasnya sudah kita siapkan,” jelasnya.


Ia juga memastikan dukungan sarana transportasi.


“Insyaallah Februari ini akan diserahkan kapal operasional khusus untuk KUA Kepulauan Seribu Selatan. Penggunaannya akan kita atur. Yang jelas, fasilitas sudah kita penuhi, sehingga tidak ada lagi alasan terkait keterbatasan sarana,” tambahnya.


Sementara itu, untuk Kepulauan Seribu Utara, Nasruddin memastikan seluruh kebutuhan pendukung juga telah disiapkan.


“Kamar untuk penyuluh dan penghulu sudah tersedia, klasifikasi kelembagaan juga sudah kita penuhi. Artinya, tidak ada lagi alasan untuk menghentikan atau mengurangi aktivitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Menutup arahannya, Nasruddin menekankan pentingnya koordinasi dan komitmen bersama dalam menjalankan program kerja yang berdampak langsung bagi masyarakat.


“Rakornis ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antarunit kerja, agar seluruh program Bimas Islam tahun 2026 berjalan efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi umat,” pungkasnya.


Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kepulauan Seribu, Achmad Mastur, menyampaikan bahwa Rakornis ini menjadi sarana evaluasi dan penguatan etos kerja ASN, khususnya di lingkungan Seksi Bimas Islam dan KUA.


“Selain membahas program, Rakornis ini juga menekankan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai ASN Kementerian Agama. Kinerja yang baik harus ditopang oleh sikap disiplin dan pelayanan yang profesional,” ujarnya.


Menutup kegiatan, ia berharap melalui Rakornis ini seluruh jajaran Bimas Islam Kemenag Kepulauan Seribu semakin solid dan siap mengimplementasikan program kerja tahun 2026 secara optimal, sejalan dengan visi pelayanan keagamaan yang moderat, inklusif, dan berkelanjutan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor