Berita
JMA 2026

Jakarta Madrasah Awards 2026: Menyiapkan Generasi Cerdas Spiritual dan Sains

Rabu, 4 Februari 2026
Dibaca 86 kali
blog

Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Amien Suyitno, menyampaikan pentingnya pendidikan madrasah sebagai pilar utama dalam mencetak generasi penerus yang memiliki keahlian intelektual sekaligus spiritual. Hal ini disampaikan pada Jakarta Madrasah Awards 2026 di Jakarta.

 

“Madrasah ini meskipun jumlahnya kecil, namun pengaruhnya sangat besar. Kita bukan hanya mendidik untuk dunia, tapi juga untuk akhirat. Itulah yang membedakan madrasah dengan sekolah umum,” ujar Suyitno di hadapan ratusan peserta, Rabu (4/2).

 

Sebagai salah satu acara penting dalam kalender pendidikan Islam, Jakarta Madrasah Awards juga menyoroti kontribusi madrasah dalam menyebarluaskan pendidikan berbasis agama, yang saat ini semakin dibutuhkan di tengah dunia yang semakin kompleks. Dalam kesempatan tersebut, Suyitno juga memberikan apresiasi terhadap upaya keras para kepala madrasah dan guru dalam mengintegrasikan pendidikan umum dengan ilmu agama, yang menjadi keunggulan pendidikan madrasah.

 

Inovasi dalam Pendidikan Madrasah

Suyitno juga mengungkapkan bagaimana pendidikan madrasah, terutama yang ada di Jakarta, terus berinovasi untuk menyesuaikan dengan tuntutan zaman. Menurutnya, salah satu indikator keberhasilan madrasah adalah meningkatnya angka partisipasi siswa di tingkat internasional, dengan catatan kenaikan prestasi sebesar 970 persen pada jenjang Madrasah Ibtidayah.

 

“Prestasi yang diraih oleh madrasah ini bukan hasil instan. Butuh proses yang panjang dan kerja keras dari berbagai pihak, baik internal madrasah maupun stakeholder lain. Ini menunjukkan bahwa madrasah memiliki daya saing yang luar biasa,” ungkap Suyitno.

 

Selain itu, ia menambahkan, model pendidikan yang diterapkan di Jakarta ini dapat dijadikan contoh untuk pengembangan madrasah di daerah lain, dengan memperhatikan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah. Dengan begitu, madrasah di seluruh Indonesia bisa berkembang secara merata dan memberikan kontribusi positif terhadap pendidikan nasional.

 

Tantangan Pendidikan Madrasah di Jakarta

Meski demikian, Suyitno juga mengakui beberapa tantangan yang dihadapi madrasah, terutama di DKI Jakarta. Salah satu tantangan besar adalah terbatasnya lahan untuk pembangunan madrasah baru, yang mengakibatkan banyaknya calon siswa yang terpaksa harus menunggu lama untuk bisa masuk ke madrasah.

 

“Lahan menjadi salah satu kendala besar, terutama di DKI Jakarta yang notabene memiliki jumlah penduduk yang sangat padat. Namun, kami terus berupaya untuk mencari solusi agar madrasah dapat berkembang dengan baik,” jelas Suyitno.

 

Selain masalah lahan, Suyitno juga menyoroti masalah rasio guru dan siswa yang belum seimbang di beberapa madrasah. Hal ini sering kali menyebabkan overload di beberapa sekolah, terutama di wilayah perkotaan. Untuk itu, Kemenag sedang merancang strategi untuk menambah jumlah madrasah baru, sekaligus memperbaiki keseimbangan antara guru dan siswa.

 

Menciptakan Kader Pendidikan Berkualitas

Dalam sambutannya, Suyitno juga menegaskan pentingnya mencetak kader-kader pendidikan yang berkualitas. Ia mengingatkan bahwa masa depan pendidikan Islam ada di tangan para generasi muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan di madrasah.

 

“Madrasah bukan hanya tempat untuk belajar agama, tapi juga tempat untuk mencetak ilmuwan dan profesional di berbagai bidang. Kita ingin madrasah mencetak generasi yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga ilmu pengetahuan umum, agar mereka bisa berkontribusi di berbagai sektor kehidupan,” kata Suyitno.

 

Ia juga menambahkan bahwa dengan memadukan ilmu agama dan ilmu umum, madrasah dapat mencetak kader-kader seperti Ibnu Sina dan Al-Jabar yang tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga menjadi ilmuwan terkemuka di bidangnya. Ini adalah visi besar yang harus dicapai oleh pendidikan madrasah di masa depan.

 

Dukungan terhadap Peningkatan Kualitas Madrasah

Untuk mendukung visi tersebut, Suyitno menegaskan bahwa Kemenag terus berupaya untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada madrasah yang berprestasi, seperti yang dilakukan dalam acara Jakarta Madrasah Awards. Menurutnya, penghargaan semacam ini penting untuk memotivasi madrasah agar terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan.

 

“Pendidikan di madrasah harus terus berkembang, dan penghargaan seperti ini adalah bentuk pengakuan terhadap kerja keras mereka. Kami akan terus mendukung madrasah agar bisa bersaing dengan pendidikan lainnya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

 

Meningkatkan Kolaborasi antara Madrasah dan Universitas

Suyitno juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara madrasah dan universitas, terutama perguruan tinggi Islam seperti UIN. Ia berharap anak-anak madrasah tidak hanya berorientasi pada pendidikan di luar negeri, tetapi juga dapat memanfaatkan fasilitas dan kesempatan yang ada di dalam negeri, terutama di UIN yang sudah memiliki akreditasi yang setara dengan perguruan tinggi lainnya.

 

“Kami ingin anak-anak madrasah tidak hanya mencari peluang di luar negeri, tetapi juga di dalam negeri, di kampus-kampus kita yang sudah memiliki kualitas yang setara dengan perguruan tinggi lainnya,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor