Berita

MAN 24 Jakarta Gelar Workshop Bahasa Isyarat

Sabtu, 23 Mei 2026
Dibaca 39 kali
blog

“Speak with Hand, Connect without Limits”, MAN 24 Jakarta Timur Gelar Workshop Bahasa Isyarat yang Inspiratif

Jakarta (Humas MAN 24 Jakarta) — MAN 24 Jakarta menyelenggarakan workshop bertema “Speak with Hand, Connect without Limits” di Aula Asrama MAN 24 Jakarta, Rabu (22/5/2026). Kegiatan tersebut digelar bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Gunadarma dan Yayasan Ruang Isyarat sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kepedulian sosial peserta didik.

 

Workshop menghadirkan narasumber Phieter dan Panji sebagai teman tuli, serta Ayu dan Triska sebagai penerjemah bahasa isyarat. Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada pentingnya membangun komunikasi yang inklusif tanpa membatasi perbedaan.

 

Para siswa juga mempelajari berbagai gerakan dasar bahasa isyarat yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Kegiatan berlangsung interaktif melalui praktik langsung memperkenalkan diri, menyapa, dan menyampaikan ungkapan sederhana menggunakan bahasa isyarat.

 

Suasana workshop berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta memperoleh pengalaman baru mengenai cara berkomunikasi melalui gerakan tangan dan ekspresi sebagai bagian dari interaksi sosial yang inklusif.

 

Kepala MAN 24 Jakarta, Arif Rahmat Akbar, menyampaikan bahwa kemampuan berkomunikasi dan menghargai perbedaan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

 

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar bahwa komunikasi tidak selalu melalui kata-kata, tetapi juga melalui empati, kepedulian, dan penghargaan terhadap sesama,” ujarnya.

 

Sementara itu, Phieter selaku pengelola Yayasan Ruang Isyarat menyampaikan bahwa pemahaman bahasa isyarat menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan peduli terhadap teman tuli.

 

Menurutnya, keterbatasan pendengaran tidak menjadi penghalang untuk berkarya, berinteraksi, dan membangun hubungan sosial di tengah masyarakat.

 

Melalui kegiatan tersebut, MAN 24 Jakarta berharap peserta didik dapat menumbuhkan sikap empati, toleransi, serta kemampuan berkomunikasi dengan siapa saja tanpa memandang perbedaan.

 

Workshop ini juga menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai sosial di lingkungan peserta didik.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor