Jakarta (Humas MTsN 29 Jakarta Timur) — Kontingen Pencak Silat MTsN 29 Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga medali pada ajang National Championship 2026 Pencak Silat yang berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, pada 20–22 Mei 2026. Prestasi tersebut semakin mengukuhkan eksistensi madrasah dalam mencetak peserta didik yang unggul, berprestasi, dan berkarakter di tingkat nasional.
Pada kejuaraan yang diikuti sekitar 450 pesilat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia tersebut, atlet-atlet MTsN 29 Jakarta tampil penuh percaya diri dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Muhammad Rizky Fadillah dari kelas 8E berhasil meraih Juara 1 Kelas C Putra, Aisyah Putri Ramadhani dari kelas 9A meraih Juara 2 Kelas B Putri, sedangkan Daffa Al-Ghifari dari kelas 7D meraih Juara 3 Kelas D Putra.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Selama enam bulan terakhir, para atlet menjalani latihan intensif sebanyak tiga kali dalam sepekan, meliputi penguatan teknik jurus, tangkisan, sparing, hingga pembinaan mental bertanding dan penguatan nilai-nilai adab sebagai pesilat.
Pelatih Pencak Silat MTsN 29 Jakarta, Asep Saepudin, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan dan sikap para atlet selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, keberhasilan yang diraih tidak hanya diukur dari jumlah medali, tetapi juga dari kemampuan peserta didik dalam menjaga sportivitas dan karakter selama bertanding.
“Saya bangga bukan hanya karena medali yang dibawa pulang. Saya bangga karena mereka bertanding dengan sportivitas, menghormati lawan, dan tidak pernah menyerah walau tertinggal poin. Itulah esensi pencak silat yang sebenarnya. Mereka telah menunjukkan sikap sebagai pesilat sejati,” ujarnya.
Sementara itu, Aisyah Putri Ramadhani, peraih Juara 2 Kelas B Putri, mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dapat meraih Juara 2 pada kejuaraan ini. Persaingan sangat ketat karena peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Terima kasih kepada pelatih, orang tua, guru, dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan dan doa. Prestasi ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus berlatih lebih giat,” tuturnya.
Kepala MTsN 29 Jakarta, Syamsudin, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih para atlet. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dengan tetap menjunjung tinggi akhlak dan karakter.
“Prestasi ini membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan atlet yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia. Terima kasih kepada para pelatih, guru, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi terbaiknya,” ujarnya.
Prestasi yang diraih kontingen Pencak Silat MTsN 29 Jakarta sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam membangun pendidikan madrasah yang holistik, yakni mengembangkan kemampuan akademik, keterampilan, karakter, serta bakat peserta didik secara seimbang. Melalui berbagai program pembinaan prestasi, Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta terus mendorong madrasah untuk menjadi ruang tumbuh yang mampu melahirkan generasi unggul dan berdaya saing.
Keberhasilan ini juga menjadi bukti nyata bahwa madrasah mampu berkontribusi dalam melestarikan budaya bangsa melalui pencak silat sebagai warisan budaya Indonesia yang sarat nilai disiplin, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama. Oleh karena itu, pembinaan olahraga tradisional di lingkungan madrasah terus didorong sebagai bagian dari penguatan karakter peserta didik.
Dengan capaian tiga medali pada tingkat nasional, MTsN 29 Jakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan ekstrakurikuler dan pengembangan bakat peserta didik. Madrasah berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berusaha, berprestasi, serta mengharumkan nama madrasah dan Kementerian Agama di berbagai ajang kompetisi.