Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, menghadiri kegiatan Coaching Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (PMPZI) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta di Aula Jayakarta Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, pada Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh para Kepala Subbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Madrasah Negeri, serta perwakilan Tim Zona Integritas (ZI) di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Coaching tersebut bertujuan memperkuat strategi pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dalam arahannya, Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Khairani, menegaskan pentingnya percepatan penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan (TLHP), pembentukan tim yang solid, serta peningkatan responsivitas seluruh satuan kerja terhadap setiap instruksi dan rekomendasi pengawasan.
"Pembangunan Zona Integritas tidak cukup hanya memenuhi administrasi, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, respons yang cepat terhadap setiap tindak lanjut pengawasan, serta kolaborasi seluruh pegawai. Tim yang solid dan budaya kerja yang berintegritas menjadi kunci dalam meraih predikat WBK maupun WBBM," tegasnya.
Selain itu, setiap satuan kerja juga didorong untuk menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai salah satu indikator penting dalam penilaian Zona Integritas. Penguatan sinergi antarpegawai, pemetaan sumber daya manusia, serta kolaborasi lintas unit menjadi perhatian agar target pembangunan ZI dapat tercapai secara optimal.
"Jangan berhenti pada rutinitas. Ciptakan inovasi yang sesuai dengan karakteristik wilayah kerja masing-masing, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Zona Integritas akan berhasil apabila seluruh pegawai bergerak bersama dengan semangat perubahan dan pelayanan terbaik," tambahnya.
Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Abdul Hakim, menyampaikan bahwa hasil coaching ini akan segera ditindaklanjuti melalui penguatan Tim Zona Integritas serta percepatan implementasi berbagai program yang telah diarahkan oleh Kanwil.
"Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya tanggung jawab Tim ZI, tetapi merupakan komitmen seluruh pegawai. Kami akan memperkuat koordinasi, meningkatkan respons terhadap setiap tindak lanjut pengawasan, serta mendorong lahirnya inovasi pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kepulauan Seribu. Semangat kolaborasi dan integritas harus menjadi budaya kerja agar target meraih predikat WBK dapat terwujud," ujar Abdul Hakim.
Ia menambahkan, hasil coaching akan menjadi pedoman dalam memperkuat langkah-langkah pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu.
"Kami optimistis, dengan kerja sama yang kuat, komitmen seluruh ASN, dan inovasi yang berkelanjutan, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin profesional, bersih, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat," pungkasnya.