Jakarta, (Humas MAN 7 Jakarta) - MAN 7 Jakarta menggelar Workshop Deep Learning pada Rabu (15/7/2026) di ruang guru. Kegiatan ini diikuti seluruh guru sebagai bekal mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan menghadirkan Instruktur Nasional, Siti Khoiriyah dari Jakarta, sebagai narasumber.
Kegiatan dibuka oleh Kepala MAN 7 Jakarta, Hanapi. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan peserta didik pada era saat ini.
"Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, kami membekali para guru untuk memperkuat kompetensi dalam menerapkan pembelajaran yang mendalam, aktif, dan bermakna. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan di kelas demi meningkatkan kualitas pembelajaran. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru yang terus berkomitmen belajar serta kepada narasumber yang telah berbagi pengalaman dan inspirasi kepada kami," ujar Hanapi.
Workshop ini diselenggarakan agar para pendidik mampu mengubah pendekatan belajar mengajar menjadi lebih bermakna, tidak sekadar berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mendorong peserta didik memahami konsep secara utuh dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Narasumber, Siti Khoiriyah, menjelaskan bahwa Deep Learning memastikan siswa tidak sekadar menghafal, tetapi memahami mengapa dan bagaimana suatu materi dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. "Pembelajaran juga harus aktif sehingga mampu mengembangkan siswa yang kritis, kreatif, dan mandiri. Hal tersebut diwujudkan melalui tiga pilar utama, yaitu mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning,"* jelasnya.
Pelaksanaan workshop ini selaras dengan Program Prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya Asta Protas pada bidang Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, melalui penguatan kompetensi guru, inovasi pembelajaran, serta peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah.
Melalui kegiatan ini, guru MAN 7 Jakarta diharapkan semakin siap menghadirkan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan karakter akhlakul karimah, sehingga tercipta ekosistem pembelajaran yang berkualitas, menyenangkan, dan berdampak bagi masa depan peserta didik.