Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — MAN 7 Jakarta kembali melaksanakan kegiatan pembinaan karakter melalui program taklim muta’allim pada Kamis (16/4/2026) di Masjid Daarut Thalibin. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keislaman bagi peserta didik.
Kegiatan diikuti oleh siswa kelas X dan XI, didampingi wali kelas serta guru piket yang turut mengawal jalannya kegiatan dengan penuh perhatian. Suasana religius tampak mewarnai pelaksanaan kegiatan yang menjadi rutinitas pembinaan spiritual di madrasah.
Tausiyah disampaikan oleh Mansur Elbaqi dengan materi tentang adab menuntut ilmu. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa adab merupakan fondasi utama dalam memperoleh ilmu yang berkah dan bermanfaat.
“Adab menuntut ilmu dalam Islam adalah landasan agar ilmu yang diperoleh bernilai ibadah dan diridhai Allah SWT. Bahkan, adab memiliki kedudukan yang lebih tinggi, sehingga harus menjadi perhatian utama dalam meraih kesuksesan dunia dan akhirat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan beberapa prinsip penting dalam menuntut ilmu, di antaranya meluruskan niat karena Allah SWT, bersungguh-sungguh dan istiqamah dalam belajar, serta senantiasa berdoa memohon ilmu yang bermanfaat.
Selain itu, peserta didik diingatkan untuk menjauhi perbuatan maksiat, menghormati guru, bersikap tawadhu, serta membiasakan mencatat sebagai upaya menjaga dan menguatkan pemahaman terhadap ilmu yang dipelajari.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar seluruh siswa mampu mengamalkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari. Melalui program ini, MAN 7 Jakarta terus berkomitmen membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga beradab, berakhlak mulia, dan memberikan manfaat bagi sesama.