Berita

Reviu Anggaran Kemenag Jaksel Perkuat Layanan Publik dan Kerukunan Umat

Kamis, 11 Desember 2025
Dibaca 64 kali
blog

Jakarta (Humas Kemenag Jakarta Selatan) — Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kota Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan Reviu Kinerja Anggaran Satuan Kerja sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan anggaran tahun berjalan sekaligus penyusunan strategi pelaksanaan anggaran tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Diara, Selasa (10/12/2025), ini menjadi upaya Kementerian Agama dalam memastikan pengelolaan anggaran yang akuntabel dan berdampak langsung bagi peningkatan layanan keagamaan kepada masyarakat.

 

Kepala Kankemenag Kota Jakarta Selatan, M. Yunus Hasyim, dalam laporannya menyampaikan sejumlah capaian kinerja dari berbagai unit kerja. Ia menjelaskan bahwa Subbagian Tata Usaha berhasil meraih penghargaan dari KPPN IV Jakarta, sementara madrasah di Jakarta Selatan kembali menorehkan prestasi melalui raihan juara umum Jakarta Madrasah Competency (JMC) selama tiga tahun berturut-turut. Selain itu, menurutnya, terdapat perkembangan positif pada pemetaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) oleh bidang PAIS, pemantauan lembaga oleh bidang Pondok Pesantren, serta penguatan kerja sama zakat dan wakaf dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang mengarah pada penguatan Jakarta Selatan sebagai Kota Wakaf. Ia juga menyebutkan capaian Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jakarta Selatan yang meraih penghargaan inspiratif tingkat nasional dalam ajang Harmony Award.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, yang memberikan arahan terkait pedoman kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama berdasarkan Asta Protas dan Asta Cipta. Ia menegaskan bahwa arahan Menteri Agama harus menjadi pedoman utama dalam menjalankan tugas pelayanan. “Maksimalkan layanan kita. Umat yang rukun dan sinergi akan mengantarkan kita pada masyarakat yang maju,” tegas Adib.

 

Secara tidak langsung, Adib juga menekankan pentingnya nilai cinta kemanusiaan dalam setiap layanan Kementerian Agama, baik di tingkat kota, KUA, maupun unit teknis lainnya. Ia mengapresiasi capaian kerukunan umat beragama di Jakarta Selatan dan berharap prestasi tersebut terus dijaga. “Kita bersyukur Kemenag Jakarta Selatan mendapatkan penghargaan kerukunan. Prestasi ini harus terus dijaga dan diperkuat,” ujarnya.

 

Dalam arahannya, Adib turut mengangkat isu ekoteologi sebagai bagian dari kesadaran keagamaan yang perlu diperkuat. Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan hidup harus berangkat dari pemahaman dan keyakinan religius yang kuat. “Penguatan ekoteologi sangat penting untuk kehidupan kita. Kesadaran lingkungan harus berangkat dari keyakinan yang agamis,” ungkapnya.

 

Pada aspek layanan, Kepala Kanwil menegaskan peran strategis Kantor Urusan Agama (KUA) sebagai garda terdepan layanan Kementerian Agama. Ia menyampaikan bahwa kualitas layanan yang berdampak akan membentuk citra Kementerian Agama di mata masyarakat. “Layanan berdampak itu penting. Wajah Kemenag ada di tangan Bapak Ibu, terutama yang berada di KUA,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan reviu kinerja anggaran ini, Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola anggaran, meningkatkan kualitas layanan keagamaan, serta mendorong program-program strategis seperti Kota Zakat dan Kota Wakaf yang diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor