Jakarta (Humas MTsN 37 Jakarta) — MTsN 37 Jakarta melaksanakan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Computer Based Test (CBT) pada Jumat (6/2/2026) sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan asesmen berbasis digital di lingkungan madrasah. Kegiatan ini diikuti oleh para guru dan berlangsung secara tertib serta interaktif.
Dalam kegiatan tersebut, MTsN 37 Jakarta memperkenalkan penggunaan aplikasi Az Zahra CBT sebagai platform ujian berbasis komputer yang mendukung proses evaluasi pembelajaran secara terintegrasi. Sosialisasi ini menjadi bagian dari langkah madrasah dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung sistem penilaian peserta didik yang efektif dan akuntabel.
Narasumber kegiatan, Okdafid, S.Pd.I., memaparkan materi pengenalan aplikasi Az Zahra CBT yang meliputi fitur utama, pengelolaan bank soal, pengaturan peserta ujian, hingga teknis pelaksanaan ujian baik secara daring maupun luring. Ia menyampaikan bahwa pemanfaatan aplikasi CBT memberikan kemudahan dalam pelaksanaan asesmen. “Aplikasi ini digunakan untuk membuat kegiatan asesmen menjadi lebih fleksibel, namun tetap dapat mempertahankan integritas penilaian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Okdafid menjelaskan bahwa Az Zahra CBT dapat digunakan untuk berbagai bentuk asesmen, seperti Asesmen Harian, Asesmen Tengah Semester, dan Asesmen Akhir Semester. Menurutnya, fleksibilitas tersebut memungkinkan madrasah menyesuaikan pelaksanaan penilaian dengan kebutuhan pembelajaran tanpa mengurangi objektivitas hasil evaluasi.
Selain pemaparan materi, kegiatan bimtek juga diisi dengan praktik langsung penggunaan aplikasi. Para guru dibimbing untuk membuat bank soal, mengatur jadwal ujian, memasukkan data peserta didik, serta melakukan simulasi pelaksanaan ujian berbasis komputer. Sesi tanya jawab turut dilaksanakan untuk membahas kendala teknis yang berpotensi muncul dalam penerapan CBT di madrasah.
Pelaksanaan Sosialisasi dan Bimtek Aplikasi CBT ini mencerminkan komitmen MTsN 37 Jakarta dalam mendukung kebijakan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta terkait transformasi digital pendidikan. Penerapan sistem asesmen berbasis CBT diharapkan dapat meningkatkan mutu evaluasi pembelajaran serta memberikan layanan pendidikan yang lebih efektif dan berdampak positif bagi peserta didik dan masyarakat.