Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Utara) — MTs Negeri 38 Jakarta menggelar Rapat Kerja Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai langkah strategis menyusun program peningkatan mutu pendidikan dan penguatan karakter peserta didik. Kegiatan yang mengusung tema "Mewujudkan MTsN 38 Jakarta yang Sinergi dalam Kinerja, Unggul, dan Berkarakter" tersebut diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan karyawan pada Rabu (8/7/2026).
Rapat kerja menghadirkan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Viola Cempaka, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, sebagai narasumber. Keduanya memberikan penguatan mengenai peningkatan kualitas layanan pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan daya saing madrasah.
Kepala MTsN 38 Jakarta, Hujaeni Roup, mengatakan rapat kerja menjadi momentum untuk menyatukan komitmen seluruh warga madrasah dalam menyongsong tahun pelajaran baru dengan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan mutu dan prestasi.
"Kami siap menyambut peserta didik baru melalui program Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) serta asesmen kemampuan membaca Al-Qur'an untuk memetakan kompetensi awal peserta didik," ujar Hujaeni.
Ia menjelaskan bahwa dari sisi sarana dan prasarana, MTsN 38 Jakarta telah siap mendukung proses pembelajaran setelah masa libur sekolah. Dukungan fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi penunjang peningkatan prestasi akademik maupun nonakademik peserta didik.
Selain itu, madrasah juga tengah melakukan pemetaan terhadap guru-guru yang memiliki kompetensi unggul, baik dalam bidang akademik maupun kemampuan membimbing peserta didik. Pemetaan tersebut menjadi bagian dari strategi penempatan tenaga pendidik pada kelas-kelas unggulan agar pembelajaran berlangsung lebih optimal.
"Pada tahun pelajaran 2026/2027, kami menargetkan MTsN 38 Jakarta semakin berprestasi dan unggul di berbagai bidang," kata Hujaeni.
Sementara itu, Kepala Urusan Tata Usaha MTsN 38 Jakarta, Titin Suhaeti, menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu madrasah melalui penguatan sarana dan prasarana yang selaras dengan kebutuhan pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan kegiatan ekstrakurikuler.
Menurut Titin, pengembangan kegiatan ekstrakurikuler diarahkan tidak hanya untuk membangun potensi peserta didik, tetapi juga menghasilkan prestasi yang diakui dalam Sistem Pendataan Nilai Rapor (SIDANIRA), sehingga memberikan nilai tambah bagi peserta didik.
Ia juga berharap dukungan berkelanjutan dari para pemangku kebijakan di Kementerian Agama dalam pengembangan sumber daya manusia, sehingga MTsN 38 Jakarta mampu terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing.