Berita

Program Literasi Al-Qur’an Penyuluh Kemenag Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat Cilincing

Jumat, 14 November 2025
Dibaca 139 kali
blog

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] — Upaya pemberantasan buta huruf Al-Qur'an di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Program pembinaan yang dijalankan Penyuluh Agama Islam setempat semakin diminati masyarakat dan memberi dampak positif bagi penguatan literasi keagamaan. Kabar baik ini disampaikan pada Jumat (14/11/2025).

 

Penyuluh Agama Islam, Rustini, menjelaskan bahwa bersama rekannya, Alpian, ia membentuk komunitas Sahabat Cinta Al-Qur’an (SCQ) sejak empat bulan lalu di RW 08 Kelurahan Sukapura. Komunitas ini hadir sebagai wadah pembelajaran Al-Qur’an bagi warga yang ingin memperbaiki bacaan, terutama para ibu yang sebelumnya mengikuti kegiatan tadarrus Ramadan. “Memberantas buta huruf Qur’an adalah bagian dari tugas kami sebagai penyuluh. Kami berharap program seperti ini merata di semua wilayah agar tercipta masyarakat yang cinta Al-Qur’an,” ujarnya.

 

Rustini mengungkapkan bahwa keinginan kuat masyarakat untuk terus belajar menjadi pemicu utama terbentuknya SCQ. Secara tidak langsung ia menyebut bahwa keberhasilan ini merupakan wujud nyata kontribusi program-program pemberdayaan yang dijalankan Kementerian Agama. “Mereka meminta kegiatan tadarrus dilanjutkan, sehingga saya dan Alpian mulai melakukan pembinaan rutin,” jelasnya.

 

Pembelajaran dilaksanakan setiap Rabu dan Jumat pagi di lantai dua Masjid Baiturrahman Sukapura. Materinya meliputi bimbingan membaca Al-Qur’an, tajwid, tahsin, hingga tahfiz bagi jamaah usia jelang lima puluh tahun (jelita) dan di atas lima puluh tahun (lolita). “Jika masyarakat dekat dengan Al-Qur’an, insya Allah akan tercipta kedamaian, kerukunan, dan maslahat,” kata Rustini.

 

Meski baru berjalan empat bulan, SCQ telah memiliki 30 jamaah tetap dan terus menunjukkan pertumbuhan. Selain pembinaan baca tulis Al-Qur’an, komunitas ini juga mulai menjalankan program sedekah receh sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi umat. Inisiatif ini menjadi contoh bagaimana penyuluh menghadirkan layanan yang bermanfaat dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

 

Rustini menegaskan bahwa SCQ dirancang sebagai proyek percontohan bagi penyuluh di Kecamatan Cilincing. “Program ini merupakan pilot project yang manfaatnya dapat diterapkan dalam kehidupan jamaah, keluarga, dan masyarakat luas,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor