Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Zakiah, melakukan monitoring pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MIN 17 dan MTsN 26 Kepulauan Seribu yang berlokasi di Pulau Tidung, pada Kamis (4/6/2026).
Dalam kegiatan monitoring di MIN 17 Kepulauan Seribu, Zakiah didampingi Koordinator Bidang Kurikulum, Kurtubi, Koordinator Bidang Kesiswaan, Sulha, serta Ketua Panitia ASAT, Moh. Alwi. Sementara itu, di MTsN 26 Kepulauan Seribu, monitoring turut didampingi Kepala Urusan Tata Usaha, Mukti Ali, bersama panitia pelaksana ASAT.
Kehadiran unsur pimpinan dan panitia madrasah di kedua satuan pendidikan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kelancaran pelaksanaan asesmen sekaligus memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam keterangannya, Zakiah menjelaskan bahwa monitoring dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ASAT berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
"Monitoring ini merupakan bagian dari tugas pengawasan untuk memastikan seluruh tahapan asesmen berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan panitia, pengawas ruang, hingga peserta didik. Kami ingin memastikan pelaksanaan ASAT berlangsung sesuai prosedur dan prinsip-prinsip penilaian yang berlaku," ujarnya.
Monitoring dilakukan dengan meninjau langsung sejumlah ruang ujian serta memeriksa kesiapan sarana dan prasarana pendukung asesmen. Selain itu, Zakiah juga berdialog dengan panitia dan guru guna mengetahui pelaksanaan kegiatan di lapangan.
"Dari hasil pemantauan, pelaksanaan ASAT di MIN 17 dan MTsN 26 berjalan dengan tertib dan kondusif. Peserta didik mengikuti ujian dengan baik, sementara panitia dan pengawas menjalankan tugasnya secara profesional," katanya.
Ia menambahkan bahwa ASAT memiliki peran penting dalam mengukur capaian kompetensi peserta didik selama satu tahun pembelajaran. Oleh karena itu, integritas dan kedisiplinan harus menjadi perhatian utama dalam pelaksanaannya.
"Asesmen bukan hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter peserta didik, khususnya dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kedisiplinan. Karena itu, integritas akademik harus terus dijaga," tegas Zakiah.
Menurutnya, kegiatan monitoring juga menjadi upaya untuk memastikan seluruh proses asesmen berjalan sesuai standar operasional yang berlaku. Ia mengapresiasi kesiapan madrasah yang telah mempersiapkan pelaksanaan ASAT dengan baik sejak awal.
"Kami mengapresiasi kerja sama dan kesiapan pihak madrasah dalam menyelenggarakan ASAT. Persiapan yang matang menjadi kunci agar asesmen dapat berlangsung lancar dan memberikan hasil yang objektif," tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kurikulum MIN 17 Kepulauan Seribu, Kurtubi, menjelaskan bahwa berbagai persiapan telah dilakukan sebelum pelaksanaan ASAT dimulai.
"Panitia telah melakukan sejumlah persiapan, mulai dari penyusunan jadwal, penyiapan ruang ujian, hingga koordinasi teknis bersama guru dan pengawas. Alhamdulillah, pelaksanaan ASAT di MIN 17 berjalan lancar dan peserta didik mengikuti asesmen dengan penuh semangat," ungkap Kurtubi.
Senada dengan itu, Kaur TU MTsN 26 Kepulauan Seribu, Mukti Ali, menyampaikan bahwa pihak madrasah berkomitmen menciptakan suasana asesmen yang nyaman dan kondusif bagi peserta didik.
"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik selama pelaksanaan ASAT, baik dari sisi administrasi maupun fasilitas pendukung. Harapannya, peserta didik dapat mengikuti asesmen dengan tenang sehingga mampu menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki," ujar Mukti Ali.
Pelaksanaan ASAT di MIN 17 dan MTsN 26 Kepulauan Seribu diharapkan dapat berjalan lancar hingga akhir kegiatan. Madrasah juga berharap seluruh peserta didik dapat mengikuti asesmen dengan baik dan memperoleh hasil yang maksimal sesuai kemampuan masing-masing.