Berita

Penyuluh Agama Kemenag Kepulauan Seribu Tekankan Bakti Kepada Orang Tua di Pulau Tidung

Rabu, 14 Januari 2026
Dibaca 95 kali
blog

Pulau Tidung, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kurnain, menyampaikan materi Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam bertema Birrul Walidain, ba’da salat Isya, di Masjid Nurul Huda, Pulau Tidung, pada Rabu (14/1/2026).


Dalam penyuluhannya, Kurnain menegaskan bahwa Birrul Walidain merupakan perintah fundamental dalam ajaran Islam yang kedudukannya sangat dekat dengan tauhid. Hal tersebut sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Isra ayat 23, yang memerintahkan manusia untuk menyembah Allah dan berbuat baik kepada kedua orang tua.


Ia menjelaskan bahwa ayat tersebut menunjukkan hubungan erat antara keimanan kepada Allah dengan sikap etis terhadap orang tua, sehingga kesalehan seorang Muslim tidak hanya diukur dari ibadah ritual, tetapi juga dari akhlak dan perilaku dalam keluarga.


“Islam menempatkan bakti kepada orang tua sebagai cermin keimanan seseorang. Ibadah yang baik harus tercermin dalam sikap hormat, kasih sayang, dan tutur kata yang lembut kepada kedua orang tua,” ujar Kurnain.


Lebih lanjut, Kurnain menyampaikan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara ketaatan dan akal sehat. Ia mengutip firman Allah SWT dalam QS. Luqman ayat 15 yang menegaskan bahwa ketaatan kepada orang tua memiliki batas, namun adab dan perlakuan yang baik tetap wajib dijaga dalam kondisi apa pun.


“Ketaatan kepada orang tua tidak boleh melanggar perintah Allah, tetapi adab, penghormatan, dan perlakuan yang baik kepada mereka tetap harus dijaga sampai kapan pun,” tegasnya.


Kurnain juga menguatkan materinya dengan hadis Rasulullah SAW yang menegaskan kedudukan orang tua dalam kehidupan seorang Muslim, bahwa keridaan Allah bergantung pada keridaan orang tua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan orang tua. Ia juga mengingatkan besarnya pengorbanan seorang ibu sebagaimana sabda Rasulullah SAW bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu.


Dalam konteks kehidupan modern, Kurnain menyoroti bahwa tantangan Birrul Walidain saat ini sering kali bukan berupa pembangkangan terbuka, melainkan sikap abai, minim komunikasi, dan kurangnya kehadiran emosional dalam kehidupan orang tua.


“Berbakti kepada orang tua hari ini tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga menghadirkan perhatian, komunikasi yang baik, doa, serta sikap hormat yang berkelanjutan, baik ketika orang tua masih hidup maupun setelah wafat,” tuturnya.


Kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam ini mendapat respons positif dari jamaah Masjid Nurul Huda. Para peserta mengikuti penyampaian materi dengan khidmat karena disampaikan secara kontekstual dan relevan dengan realitas kehidupan keluarga masa kini.


Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu melalui KUA dan Penyuluh Agama Islam terus berkomitmen menghadirkan bimbingan keagamaan yang moderat, rasional, dan membumi sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat Kepulauan Seribu yang beriman, harmonis, dan berakhlakul karimah.


Hadir dalam acara penyuluhan agama tersebut, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para jemaah masjid Nurul Huda Pulau Tidung.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor