Berita

Panen Hidroponik, Siswa MTsN 41 Belajar Berbagi dan Peduli Lingkungan

Jumat, 19 Juni 2026
Dibaca 53 kali
blog

Petani Hidroponik

Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — Siswa MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta berhasil memanen kangkung hidroponik hasil budidaya mereka dan membagikannya kepada para guru sebagai bentuk rasa syukur serta implementasi pendidikan karakter yang dikembangkan di lingkungan madrasah.

 

Kegiatan panen tersebut merupakan bagian dari program hidroponik madrasah yang selama ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi peserta didik. Melalui program tersebut, siswa tidak hanya mempelajari teknik budidaya tanaman, tetapi juga dilatih untuk menumbuhkan sikap tanggung jawab, kerja sama, disiplin, dan kepedulian terhadap lingkungan.

 

Keberhasilan panen tidak terlepas dari pendampingan Sofyan yang secara konsisten membimbing siswa sejak proses penanaman, perawatan, hingga masa panen. Menurut Sofyan, program hidroponik menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik.

 

"Saya ingin siswa memahami bahwa setiap hasil yang baik membutuhkan proses, kesabaran, dan kerja keras. Ketika mereka menanam sendiri, merawat setiap hari, lalu memanen hasilnya, mereka belajar menghargai usaha dan mensyukuri nikmat yang Allah berikan," ujar Sofyan.

 

Ia menambahkan, antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan hidroponik terus meningkat. Selain memperoleh keterampilan bercocok tanam, mereka juga belajar mengenai ketahanan pangan, pola hidup sehat, serta pemanfaatan lahan secara produktif melalui teknologi pertanian modern.

 

Salah satu guru yang menerima hasil panen siswa, Susi Hartati, mengaku bangga atas capaian para peserta didik. Kangkung hidroponik yang diserahkan langsung oleh siswa menjadi simbol keberhasilan pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan dan pembentukan karakter.

 

"Rasanya sangat membanggakan menerima hasil panen dari tangan siswa sendiri. Ini bukan sekadar kangkung, tetapi hasil dari proses belajar yang penuh kesungguhan, kerja sama, dan tanggung jawab. Semoga kegiatan seperti ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya," tuturnya.

 

Kepala MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif, Faizah, memberikan apresiasi atas dedikasi Sofyan dalam mendampingi siswa mengembangkan program hidroponik. Menurutnya, inovasi pembelajaran tersebut memberikan pengalaman nyata yang memperkaya proses pendidikan di madrasah.

 

"Pembelajaran terbaik adalah ketika siswa mengalami langsung proses belajar itu sendiri. Melalui hidroponik, mereka belajar ilmu pengetahuan, keterampilan hidup, kepedulian lingkungan, dan nilai-nilai karakter sekaligus. Kami bangga dengan semangat yang ditunjukkan oleh Pak Sofyan dan para siswa," ungkap Faizah.

 

Program hidroponik MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif menjadi salah satu wujud penguatan pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik. Selain mendukung pengembangan keterampilan peserta didik, kegiatan tersebut juga menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan sejak dini.

 

Melalui kegiatan panen dan berbagi hasil kebun kepada guru, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia, mandiri, dan peduli terhadap sesama.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor