Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta berhasil memanen 25 galon eco enzyme sebagai hasil pengolahan limbah organik buah dan sayuran melalui proses fermentasi selama beberapa bulan. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan sekaligus memperkuat implementasi Program Adiwiyata di lingkungan madrasah.
Kegiatan panen didampingi Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sri Suyamti, bersama Siti Nurahma selaku Tim Adiwiyata. Selain melakukan proses panen, keduanya turut memastikan kualitas hasil fermentasi, penyaringan, hingga pengemasan eco enzyme yang selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program penghijauan dan kebersihan madrasah.
Program eco enzyme merupakan salah satu inovasi MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif dalam mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Selain mampu mengurangi volume sampah, cairan organik tersebut memiliki berbagai manfaat, antara lain sebagai pupuk cair alami, pembersih ramah lingkungan, penghilang bau, serta pendukung pelestarian lingkungan.
Sri Suyamti mengatakan, keberhasilan memanen 25 galon eco enzyme merupakan hasil kerja sama seluruh warga madrasah dalam membangun kebiasaan mengelola sampah secara bijak. Menurutnya, program tersebut tidak hanya menghasilkan produk yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
"Panen eco enzyme ini bukan sekadar menghasilkan cairan organik, tetapi juga menanamkan karakter peduli lingkungan kepada seluruh warga madrasah. Kami ingin peserta didik memahami bahwa limbah organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan," ujarnya.
Sementara itu, Siti Nurahma menjelaskan bahwa keberhasilan program ini tidak terlepas dari konsistensi seluruh warga madrasah dalam memilah dan mengumpulkan limbah organik dari berbagai aktivitas sehari-hari. Menurutnya, langkah sederhana tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.
"Melalui program ini, kami mengajarkan bahwa menjaga lingkungan dimulai dari langkah sederhana. Ketika limbah diolah dengan benar, manfaatnya akan kembali kepada kita dalam bentuk lingkungan yang lebih sehat, hijau, dan berkelanjutan," ungkapnya.
Hasil panen eco enzyme akan dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman hidroponik, merawat taman madrasah, mendukung kebersihan lingkungan, serta menjadi media pembelajaran bagi peserta didik dalam memahami konsep ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berbasis prinsip reduce, reuse, dan recycle.
Melalui inovasi ini, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif terus memperkuat perannya sebagai madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Program tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan madrasah yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.