Berita

Sekolah Rakyat, Membuka Pintu Harapan

Sabtu, 15 Agustus 2026
Dibaca 11 kali
blog

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] --- Pendidikan bukan sekadar tentang ruang kelas dan pelajaran. Bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, pendidikan adalah pintu untuk mengubah jalan hidup dan menatap masa depan dengan lebih percaya diri. Jum'at, [14/8/2026].

 

Semangat itulah yang dibangun melalui Sekolah Rakyat. Presiden Prabowo Subianto menempatkan program ini sebagai salah satu ikhtiar membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga paling tidak berdaya.

 

Hingga kini, 182 Sekolah Rakyat telah hadir dengan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, makanan bergizi, komputer, guru, serta lingkungan yang aman. Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026 di Senayan, Jakarta.

 

“Hari ini, 93 Sekolah Rakyat permanen sudah kita buka. Nantinya ditambah Sekolah Rakyat rintisan, total sudah 182, dan nantinya semua kabupaten akan punya satu Sekolah Rakyat,” kata Prabowo.

 

Ikhtiar ini turut diperkuat Kementerian Agama melalui pendidikan agama dan penguatan karakter. Sebanyak 98 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama hadir membersamai Sekolah Rakyat.

 

Sebab, memutus rantai kemiskinan bukan hanya soal membawa anak kembali ke sekolah. Mereka juga perlu menemukan kepercayaan diri, nilai kehidupan, dan harapan untuk masa depan.

 

Sekolah Rakyat membuka pintu pendidikan. Kementerian Agama ikut memastikan, di balik pintu itu, tumbuh generasi yang berilmu, berkarakter, dan memiliki harapan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor