Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) --- Pangkalan MTsN 5 Jakarta menggelar Musyawarah Gugusdepan (Mugus) 04.239–04.240 Umar Bin Khattab–Aisyah sebagai upaya mengevaluasi program kerja dan menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan di lingkungan madrasah, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Cinta Pembina untuk Pramuka Madrasah, Membangun Generasi Pramuka Muslim Berkarakter dan Berakhlak Mulia” tersebut dihadiri perwakilan Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Cilincing, Wakil Ketua Orgamen, Wakil Ketua Binawasa, Sekretaris Kwarran Cilincing, Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan, para pembina pramuka, serta peserta didik MTsN 5 Jakarta.
Kepala MTsN 5 Jakarta selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan, Ahmad Fadilah, menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian prestasi kepramukaan yang telah diraih peserta didik MTsN 5 Jakarta. Ia berharap Mugus dapat melahirkan program-program unggulan yang semakin memperkuat kualitas Gugusdepan madrasah.
“Alhamdulillah pada hari Selasa kemarin MTsN 5 telah melaksanakan Mugus yang dilaksanakan dua tahun sekali. Kami berharap Mugus ini dapat melahirkan inovasi unggulan bagi Gugusdepan,” ujar Ahmad Fadilah.
Ia menambahkan, keluarga besar MTsN 5 Jakarta patut berbangga atas prestasi peserta didik di bidang kepramukaan, termasuk keberhasilan beberapa siswa lolos sebagai delegasi Provinsi DKI Jakarta pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur yang akan berlangsung pada 13–20 Agustus 2026.
“Ini sebuah prestasi membanggakan. Menjadi peserta Jambore Nasional harus didukung kecakapan khusus, aktif sebagai Pramuka Penggalang, serta lolos seleksi tingkat Kwartir Cabang masing-masing,” lanjutnya.
Menurut Ahmad Fadilah, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan semangat seluruh unsur Gugusdepan MTsN 5 Jakarta. Ia berharap program kerja yang dihasilkan dalam Mugus dapat semakin inovatif dan membawa prestasi yang lebih baik bagi madrasah.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MTsN 5 Jakarta tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kepemimpinan Gugusdepan sekaligus menyusun program kerja kepramukaan untuk periode selanjutnya.
“Mugus dapat menjadi wadah pembinaan karakter yang positif dan produktif guna mencetak generasi muda yang tangguh, unggul, serta berakhlak mulia,” pungkasnya.