Jakarta Timur (Humas MTsN 22 Jakarta Timur) – MTs Negeri 22 Jakarta Timur menyelenggarakan kegiatan pendampingan guru yang menghadirkan Pengawas Madrasah, Abdul Wahab di Aula Si Dudu, baru-baru ini. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru sebagai bagian dari upaya penguatan profesionalisme dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan diisi pemaparan materi dan diskusi mengenai tantangan serta inovasi pembelajaran di era digital. Para guru juga berkesempatan berdialog dan berbagi pengalaman terkait pelaksanaan pembelajaran di kelas.
Dalam materinya, Abdul Wahab menekankan pentingnya transformasi pendidikan yang dimulai dari peran dan keteladanan guru. Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga aspek utama dalam melakukan perubahan, yaitu authority (otoritas), ability (kemampuan), dan acceptance (penerimaan).
"Ketiga aspek tersebut menjadi fondasi dalam membangun budaya kerja yang profesional, adaptif, dan kolaboratif di lingkungan madrasah," ujar Abdul Wahab.
Kepala MTsN 22 Jakarta Timur, Syarif Cecep mengatakan bahwa pendampingan dari pengawas madrasah merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas guru karena guru merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul dan berkarakter," ujar Syarif Cecep.
Menurutnya, penguatan kapasitas guru menjadi salah satu prioritas madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan dan peningkatan mutu layanan kepada peserta didik.
Melalui kegiatan pendampingan ini, MTsN 22 Jakarta Timur berharap para guru dapat mengimplementasikan berbagai materi dan penguatan yang diperoleh ke dalam praktik pembelajaran sehari-hari. Peningkatan kompetensi guru diharapkan dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan pendidikan di era digital.
Kegiatan pendampingan guru ini juga menjadi bagian dari komitmen MTsN 22 Jakarta Timur dalam membangun budaya belajar yang berkelanjutan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah.