Jakarta (Humas MTsN 22 Jakarta Timur) — MTs Negeri 22 Jakarta Timur menggelar kegiatan Pra-Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Pra-MATAMUDA) bagi seluruh calon murid kelas VII Tahun Ajaran 2026/2027, Jumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan awal dalam mempersiapkan pelaksanaan MATAMUDA yang akan berlangsung pada 13–17 Juli 2026 sekaligus memperkuat proses adaptasi peserta didik terhadap lingkungan madrasah.
Pra-MATAMUDA merupakan inovasi dalam pelaksanaan masa pengenalan lingkungan madrasah. Pada tahun ini, MTsN 22 Jakarta Timur resmi menggunakan istilah MATAMUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) sebagai identitas baru yang menggantikan MATSAMA. Perubahan tersebut mencerminkan semangat baru dalam membangun budaya madrasah yang adaptif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Sebelum kegiatan tatap muka, seluruh calon murid telah mengikuti Pra-MATAMUDA secara daring melalui Zoom pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan informasi awal mengenai teknis pelaksanaan MATAMUDA, tata tertib, perlengkapan yang perlu dipersiapkan, serta pengenalan singkat terhadap lingkungan MTsN 22 Jakarta Timur.
Pada pelaksanaan Pra-MATAMUDA, ratusan calon murid berkumpul di lapangan utama madrasah sebelum diarahkan ke ruang kelas sesuai rombongan belajar masing-masing. Di dalam kelas, peserta mengikuti berbagai kegiatan interaktif, mulai dari perkenalan dengan wali kelas, membangun komunikasi antarsesama murid, pembentukan kelompok, hingga pembekalan teknis menjelang pelaksanaan MATAMUDA. Suasana yang hangat dan penuh keakraban menjadi awal yang positif bagi proses adaptasi peserta didik di lingkungan madrasah.
Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan dan dikoordinasikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Amar Suhada Djamain, bersama staf kesiswaan, Ilham Mu'afa, serta pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang bertugas sebagai panitia dan pendamping peserta. Sinergi seluruh unsur kesiswaan tersebut mendukung terselenggaranya kegiatan yang tertib, komunikatif, dan menyenangkan.
Kegiatan juga dihadiri oleh seluruh wali kelas VII A hingga VII G yang akan mendampingi peserta didik selama satu tahun pembelajaran. Kehadiran para wali kelas sejak hari pertama diharapkan mampu membangun kedekatan emosional, menumbuhkan rasa aman, serta mempercepat proses adaptasi peserta didik di lingkungan belajar yang baru.
Kepala MTs Negeri 22 Jakarta Timur, Syarif Cecep, menegaskan bahwa Pra-MATAMUDA merupakan fondasi penting dalam membangun budaya madrasah yang berkarakter. Menurutnya, masa pengenalan tidak hanya bertujuan memperkenalkan lingkungan dan tata tertib madrasah, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, toleransi, kepedulian, serta semangat belajar kepada peserta didik sejak hari pertama.
"Melalui Pra-MATAMUDA, kami ingin memastikan setiap murid baru merasa diterima sebagai bagian dari keluarga besar MTs Negeri 22 Jakarta Timur. Adaptasi yang baik sejak awal akan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat untuk berprestasi," ujar Syarif Cecep.
Melalui penyelenggaraan Pra-MATAMUDA yang edukatif, komunikatif, dan menyenangkan, MTsN 22 Jakarta Timur menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dengan menyeimbangkan penguatan karakter dan prestasi akademik. Madrasah berharap seluruh rangkaian MATAMUDA 2026 menjadi pengalaman awal yang bermakna bagi peserta didik baru sekaligus menjadi langkah awal dalam mencetak generasi Qurani yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.