Jakarta (Humas MIN 5 Jakarta Utara) — MIN 5 Jakarta Utara melaksanakan pengumpulan dan penyaluran donasi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera. Kegiatan ini melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter dan kepedulian sosial di lingkungan madrasah.
Penggalangan donasi dilakukan sebagai respons atas bencana alam yang terjadi, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk menumbuhkan empati, solidaritas, dan semangat gotong royong. Selain menghimpun bantuan materi, kegiatan juga diisi dengan doa bersama yang dipanjatkan oleh seluruh warga madrasah untuk keselamatan dan ketabahan para korban.
Secara tidak langsung disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kemanusiaan yang terus dikuatkan melalui program pendidikan madrasah di bawah pembinaan Kementerian Agama. Madrasah didorong tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter sosial peserta didik yang peduli terhadap lingkungan dan sesama.
Kepala MIN 5 Jakarta Utara Rojak menyampaikan bahwa kegiatan kemanusiaan tersebut merupakan wujud nyata rasa persaudaraan dan kepedulian warga madrasah terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami berharap bantuan yang dihimpun dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Semoga mereka diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Rojak.
Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh warga madrasah yang telah terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan peserta didik dalam aksi kemanusiaan ini menjadi bagian penting dari pembelajaran nilai empati dan tanggung jawab sosial sejak dini.
“Terima kasih kepada guru, tenaga kependidikan, dan siswa yang telah berkontribusi. Semoga kepedulian ini menjadi amal kebaikan dan membentuk karakter siswa yang peduli serta berjiwa sosial,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, MIN 5 Jakarta Utara menegaskan dukungannya terhadap program Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam penguatan karakter dan kepedulian sosial. Aksi kemanusiaan tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus membentuk generasi madrasah yang berakhlak, peduli, dan bertanggung jawab.