Jakarta (Humas MIN 21 Jakarta) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 21 Jakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi DKI Jakarta setelah sukses meraih Juara 3 Bidang Sains pada ajang bergengsi Jakarta Madrasah Competition (JMC) 2025 untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah. Kompetisi yang menguji kemampuan akademik siswa madrasah se-DKI Jakarta ini berlangsung sejak 21 September hingga 10 Oktober 2025 di MAN 4 Jakarta dan JIExpo Kemayoran.
Penghargaan resmi bagi para peraih prestasi diberikan pada puncak acara "Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC): Penjaminan Mutu dan Awarding Madrasah DKI Jakarta" yang dilaksanakan pada 5–7 November 2025 di Best Western Mangga Dua Hotel & Residence Jakarta. Pada momen tersebut, MIN 21 Jakarta dikukuhkan sebagai salah satu madrasah berprestasi di Ibu Kota.
Capaian Juara 3 tingkat Provinsi ini diraih melalui tiga medali yang dipersembahkan para siswa MIN 21 di bidang Sains. Muhammad Kenzienara Sulchan dari kelas 6 berhasil meraih Medali Emas di bidang Sains: Matematika setelah menunjukkan kemampuan numerik yang unggul. Di bidang Sains: Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Wafa Ariqo Ghaziya dari kelas 6 memperoleh Medali Perak berkat penguasaan konsep IPA yang kuat. Prestasi MIN 21 dilengkapi dengan raihan Medali Perunggu dari Mutiara Ayuning Tyas, siswa kelas 6, yang turut memperkuat dominasi madrasah dalam kompetisi Sains tingkat Provinsi tersebut.
Kepala MIN 21 Jakarta Timur, Ecep Hasanudin, menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian para siswa. “Kami merasa sangat bangga dan bersyukur atas pencapaian ini. Prestasi di tingkat Provinsi merupakan hasil dari kerja keras siswa, dedikasi guru, serta dukungan orang tua,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa raihan ini menjadi bukti kuat bahwa pembinaan akademik di madrasah berjalan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Pengakuan atas prestasi ini juga dipertegas melalui sertifikat resmi bernomor B-8463/KW.09.2/1/KP.08.8/10/2025, yang ditandatangani Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, pada 11 Oktober 2025, sehari setelah kompetisi berakhir.
Ecep Hasanudin menambahkan bahwa prestasi ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat seluruh siswa dan guru. Ia menyampaikan harapannya, “Prestasi ini adalah langkah awal bagi keluarga besar MIN 21. Kami berharap ke depan prestasi yang lebih tinggi dapat diraih, tidak hanya di bidang Sains tetapi juga bidang lainnya. Kami berkomitmen untuk terus mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak.”