Jakarta (Humas MIN 11 Jakarta) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri 11 Jakarta secara rutin melaksanakan kegiatan circle time di setiap kelas setiap pekan. Program ini menjadi bagian dari upaya madrasah di bawah pembinaan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik sejak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang partisipatif.
Kegiatan circle time dilaksanakan dengan suasana santai dan kebersamaan, di mana siswa duduk melingkar bersama guru untuk berinteraksi dan berdiskusi. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk saling menghargai, mendengarkan pendapat teman, serta berani menyampaikan pikiran dan perasaan mereka secara terbuka.
Salah satu guru MIN 11 Jakarta menjelaskan bahwa circle time dirancang untuk menumbuhkan kemampuan sosial dan komunikasi siswa. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan diskusi agar berlangsung dua arah dan kondusif.
“Melalui circle time, siswa belajar berbicara dengan sopan, mendengarkan orang lain, serta menyampaikan pendapat secara terstruktur,” ujarnya.
Selain aspek sosial dan komunikasi, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana penanaman nilai-nilai keislaman. Guru menyampaikan materi melalui cerita dan diskusi yang mengangkat nilai kejujuran, disiplin, tolong-menolong, serta akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan circle time di MIN 11 Jakarta Barat dilakukan dengan tema yang berbeda setiap minggu. Tema disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan peserta didik dan isu-isu positif yang relevan dengan lingkungan sekitar, sehingga siswa dapat mengikuti kegiatan dengan antusias.
Program circle time yang dilaksanakan secara konsisten ini menjadi bagian dari peran madrasah dalam mendukung kebijakan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang seimbang antara penguatan akademik dan pembentukan karakter. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sikap dan perilaku siswa, baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.