Pulau Pari, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Suasana Masjid Al-Ikhlas, Pulau Pari, pagi hari terasa khusyuk dan penuh keberkahan. Jamaah yang hadir usai menunaikan Salat Subuh mengikuti kajian kultum yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kurnain dan Irvan Dady, pada Kamis (18/6/2026).
Kegiatan kultum Subuh ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan untuk memperkuat pemahaman keislaman masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat beribadah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiahnya, Kurnain mengangkat tema "Manfaatkan Waktu untuk Ibadah". Ia mengajak jamaah untuk menyadari bahwa waktu merupakan nikmat yang sangat berharga dan tidak dapat diulang. Menurutnya, setiap detik yang diberikan Allah SWT hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan yang bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Banyak manusia yang tertipu oleh dua nikmat, yaitu kesehatan dan waktu luang. Karena itu, jangan sampai waktu yang Allah amanahkan berlalu tanpa diisi dengan amal kebaikan. Jadikan setiap kesempatan sebagai ladang ibadah untuk bekal kehidupan akhirat,” ujar Kurnain di hadapan jamaah.
Sementara itu, Irvan Dady menyampaikan materi bertema "Tiga Perkara yang Dapat Menyempurnakan Amal Saleh". Ia menjelaskan bahwa amal saleh tidak hanya dinilai dari banyaknya perbuatan baik yang dilakukan, tetapi juga dari kualitas dan kesungguhan seseorang dalam menjalankannya.
Menurut Irvan, tiga hal yang dapat menyempurnakan amal saleh adalah keikhlasan dalam beribadah, mengikuti tuntunan Rasulullah SAW, serta menjaga konsistensi dalam melakukan kebaikan.
“Amal yang diterima Allah SWT adalah amal yang dilakukan dengan ikhlas semata-mata karena-Nya dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW. Selain itu, istiqamah dalam kebaikan menjadi kunci agar amal saleh terus bernilai dan memberi keberkahan dalam kehidupan,” tutur Irvan.
Ia juga mengajak jamaah untuk menjadikan momentum setiap pergantian hari sebagai sarana muhasabah diri agar senantiasa memperbaiki kualitas ibadah dan hubungan dengan sesama.
Kegiatan kultum Subuh berlangsung dengan penuh perhatian dari para jamaah. Melalui penyampaian materi yang sederhana namun sarat makna, para penyuluh berharap masyarakat semakin termotivasi untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya serta terus meningkatkan kualitas amal saleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Subuh adalah waktu yang penuh keberkahan. Siapa yang mampu mengawali harinya dengan ibadah, ilmu, dan niat yang baik, insya Allah akan menjalani hari dengan lebih produktif dan bernilai di sisi Allah SWT,” pungkas Irvan.