Berita

MAN 7 Jakarta Gelar Kajian Hadis Arbain tentang Iman dan Akhlak

Rabu, 28 Januari 2026
Dibaca 16 kali
blog

Kajian Hadis Arbain mewarnai kegiatan pagi pada hari Selasa, (27/1/2026) yang dilaksanakan di halaman madrasah.

Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — MAN 7 Jakarta melaksanakan kajian Hadis Arbain pada Selasa, (27/01/2026), sebagai bagian dari kegiatan rutin pembinaan keagamaan. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan (GTK).

 

Kajian disampaikan oleh Nasrullah yang mengulas salah satu hadis dalam Hadis Arbain tentang iman, Islam, dan ihsan sebagai fondasi utama ajaran Islam. Ia menjelaskan bahwa ketiga unsur tersebut saling melengkapi dalam membentuk kepribadian muslim yang utuh, baik dalam aspek akidah, ibadah, maupun akhlak.

 

Dalam penyampaiannya, Nasrullah juga menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu. Ia menyebutkan bahwa adab menjadi bagian dari proses belajar yang harus diperhatikan oleh setiap penuntut ilmu, “Adab dalam menuntut ilmu itu ada, di antaranya dengan memakai pakaian yang terbaik, bersih, dan wangi,” ujarnya.

 

Kegiatan kajian berlangsung dengan tertib dan penuh perhatian. Para peserta didik mengikuti materi dengan saksama, sementara guru dan GTK turut hadir sebagai bentuk pendampingan dan keteladanan dalam kegiatan pembinaan keagamaan.

 

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sukron Makmun, menyampaikan bahwa kajian tersebut menjadi sarana penguatan karakter bagi peserta didik. Ia menegaskan bahwa adab memiliki peran penting dalam proses menuntut ilmu, “Adab dalam menuntut ilmu penting untuk dipahami agar ilmu yang diperoleh bermanfaat dan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

 

Menurut Sukron Makmun, kegiatan kajian pagi merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia kepada peserta didik secara berkelanjutan.

 

Pelaksanaan kajian Hadis Arbain ini sejalan dengan program Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan karakter peserta didik madrasah. Melalui kegiatan rutin tersebut, madrasah diharapkan mampu menyeimbangkan penguatan akademik dengan pembentukan spiritual dan akhlak siswa.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor