Jakarta (Humas MAN 6) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 6 Jakarta menyelenggarakan musyawarah dan pemilihan Komite Madrasah periode 2026–2029 yang dilaksanakan di lingkungan MAN 6 Jakarta. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 6 Jakarta, Retno Dewi Utami, dan diikuti oleh perwakilan orang tua siswa dari seluruh jenjang.
Dalam sambutannya, Retno Dewi Utami menyampaikan bahwa komite madrasah memiliki peran strategis sebagai mitra madrasah dalam mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan dan pembinaan peserta didik. Ia juga mengapresiasi kehadiran serta partisipasi aktif orang tua siswa dalam kegiatan tersebut, “Komite madrasah menjadi penghubung antara orang tua dan pihak madrasah. Melalui musyawarah dan pemilihan ini, diharapkan terpilih pengurus yang dapat bersinergi untuk mendukung kemajuan MAN 6 Jakarta,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban Komite Madrasah periode 2023–2025. Laporan tersebut memuat capaian program, pengelolaan dukungan partisipasi masyarakat, serta evaluasi pelaksanaan tugas komite selama masa bakti. Penyampaian laporan ini menjadi bentuk akuntabilitas kepada seluruh perwakilan orang tua siswa.
Proses musyawarah dan pemilihan dipandu oleh panitia pemilihan yang dibentuk bersama oleh pihak madrasah dan Komite Madrasah. Sidang pemilihan dipimpin oleh Bebi Sanusi, yang memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan.
Bebi Sanusi menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan dirancang secara demokratis dan transparan. Ia menyampaikan bahwa pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara tertutup, “Pemungutan suara tertutup dilaksanakan untuk menjamin independensi pemilih dan memberikan kebebasan kepada perwakilan orang tua siswa dalam menentukan pilihan,” jelasnya.
Pemilihan diikuti oleh 17 bakal calon pengurus komite yang mewakili 17 kelas jenjang X, XI, dan XII. Dari hasil pemungutan suara, terpilih lima orang formatur yang kemudian bermusyawarah untuk menetapkan ketua komite. Berdasarkan hasil musyawarah formatur, Puji Wahidin ditetapkan sebagai Ketua Komite Madrasah MAN 6 Jakarta periode 2026–2029.
Puji Wahidin menyampaikan kesiapan untuk menjalankan amanah yang diberikan. Ia menyatakan bahwa komite akan berupaya memperkuat komunikasi antara orang tua dan madrasah serta mendukung pelaksanaan program pendidikan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan musyawarah dan pemilihan komite ini sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam mendorong penguatan tata kelola madrasah dan partisipasi masyarakat. Keberadaan komite madrasah yang aktif dan representatif diharapkan dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan serta memperkuat kolaborasi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.