Berita

KKG–KKMI Cilincing I Gelar Pelatihan Koding dan AI bagi Guru MI

Sabtu, 7 Februari 2026
Dibaca 16 kali
blog

Kelompok Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyyah [KKMI] Cilincing I Jakarta Utara

Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] — Kelompok Kerja Guru (KKG) Madrasah Ibtidaiyah yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Cilincing I, Jakarta Utara, menyelenggarakan Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) bagi guru madrasah. Kegiatan ini dilaksanakan di MIN 22 Jakarta pada Sabtu (7/2/2026) dan direncanakan berlangsung selama dua hari.

 

Pelatihan tersebut diikuti oleh 190 guru dari 14 Madrasah Ibtidaiyah yang tergabung dalam KKMI Cilincing I. Kegiatan bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam memahami penulisan instruksi berbasis bahasa pemrograman (coding) serta pemanfaatan kecerdasan artifisial sebagai bagian dari penguatan pembelajaran berbasis teknologi di madrasah.

 

Ketua KKG, Habiburrahman, menjelaskan bahwa pelatihan hari pertama diikuti oleh 93 guru kelas rendah, yakni kelas 1, 2, dan 3. Sementara itu, sebanyak 96 guru kelas tinggi kelas 4, 5, dan 6 dijadwalkan mengikuti pelatihan pada hari berikutnya. “Alhamdulillah, atas dukungan pihak penerbit Yudhistira dan swadaya dewan guru, kegiatan pelatihan ini dapat terlaksana,” ujar Habiburrahman.

 

Pelatihan menghadirkan narasumber Hari Wibowo dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Banten. Dalam materinya, ia membekali peserta dengan pemahaman dasar pengembangan kemampuan berpikir logis dan kreatif, literasi teknologi, serta pengelolaan informasi berbasis data untuk mendukung proses pembelajaran dan pengambilan keputusan di kelas.

 

Ketua KKMI Cilincing I, Abdan Kurtubi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan profesionalitas guru madrasah. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru menjadi bentuk tanggung jawab atas berbagai dukungan dan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. “Saat ini kita harus tunjukkan bahwa segala kebaikan pemerintah kepada guru tidaklah sia-sia untuk menyiapkan pendidikan anak bangsa,” katanya.

 

Abdan juga menegaskan bahwa pembekalan koding dan kecerdasan artifisial menjadi kebutuhan penting bagi peserta didik dalam menghadapi perkembangan zaman. Ia berharap upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui pelatihan ini dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi kualitas pembelajaran.

 

Sementara itu, perwakilan penerbit Yudhistira, Sutino, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan sarana pembelajaran. “Kami berkomitmen untuk ikut andil mencerdaskan anak bangsa melalui penyediaan sarana pendidikan yang berkualitas,” tuturnya.

 

Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Kementerian Agama, kelompok kerja guru, dan mitra pendidikan dalam mendorong madrasah di Jakarta Utara agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor